Home Educator Omah Rame, Pengajar di BKB Nurul Fikri, Konselor Laktasi, Content Creator
Mau Mudik Lebih Hijau? Pilih Transportasi Ini!
2. Pesawat Terbang
Pesawat merupakan moda transportasi yang cepat dan nyaman untuk perjalanan jarak jauh. Namun, pesawat juga dikenal sebagai salah satu penyumbang emisi karbon yang besar. Rata-rata, pesawat menghasilkan sekitar 285 gram CO per kilometer per penumpang. Data ini bisa bervariasi tergantung pada jenis pesawat, rute penerbangan, dan tingkat okupansi penumpang. Meski begitu, untuk perjalanan internasional atau antar pulau yang membutuhkan waktu tempuh panjang, pesawat masih menjadi opsi yang sering dipilih.
3. Kereta Api
Kereta api merupakan jawaban bagi kita yang ingin bepergian dengan lebih ramah lingkungan. Kereta api modern, terutama yang menggunakan tenaga listrik, menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah, yakni sekitar 14 hingga 33 gram CO per kilometer per penumpang. Angka ini tentunya jauh lebih efisien dibandingkan dengan mobil pribadi dan pesawat. Selain itu, kereta api juga menawarkan pengalaman perjalanan yang santai dan bisa jadi waktu yang tepat untuk bersantai sambil menikmati pemandangan.
4. Bus
Moda transportasi lain yang patut dipertimbangkan adalah bus. Bus biasanya menghasilkan sekitar **70 hingga 80 gram CO per kilometer per penumpang**, tergantung pada model dan tingkat efisiensi kendaraan. Bus memiliki keunggulan dalam hal kapasitas penumpang yang besar, sehingga emisi per orang bisa lebih rendah jika dibandingkan dengan mobil pribadi, terutama bila diisi penuh.
Kenapa Harus Memilih Transportasi Ramah Lingkungan?
Ada beberapa alasan mengapa sebaiknya kita menggunakan transportasi ramah lingkungan saat mudik.
- Mengurangi Jejak Karbon:
Dengan memilih moda transportasi dengan emisi rendah, kamu ikut andil mengurangi polusi udara dan memperlambat laju perubahan iklim.
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025