Linda Tri Astuti
Linda Tri Astuti Mahasiswa

Seorang mahasiswa aktif di Yogyakarta yang suka menulis hal-hal terkait kehidupan sosial di yogyakarta dengan berbagai permasalahan yang ada, serta sesuatu yang menarik seperti trend saat ini.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Menghidupkan 10 Malam Terakhir Ramadan dan Meraih Lailatul Qadar

19 Maret 2025   00:09 Diperbarui: 20 Maret 2025   15:20 351
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Menghidupkan 10 Malam Terakhir Ramadan dan Meraih Lailatul Qadar
Potret Pemandangan Bukit&Pohon, Sumber Dokumentasi Pribadi

Shalat Malam (Tahajud)

Shalat tahajud adalah ibadah utama yang sangat dianjurkan pada 10 malam terakhir. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menghidupkan malam dengan shalat tahajud, karena ini adalah waktu yang penuh berkah untuk berdoa dan memohon ampunan. Waktu tahajud ini juga adalah kesempatan terbaik untuk mengajukan segala hajat kita dan mendekatkan diri kepada Allah.

2. Membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan, dan tentunya, memperbanyak membaca Al-Qur'an di 10 malam terakhir membawa pahala yang luar biasa besar. Selain membaca, kita juga bisa merenungkan makna setiap ayat yang dibaca, agar semakin memahami pesan-pesan Allah SWT dalam kitab-Nya.

3. Berdzikir dan Berdoa

Berdzikir adalah cara terbaik untuk mengingat Allah di setiap waktu. Pada 10 malam terakhir, perbanyak dzikir seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, serta doa-doa lainnya. Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dipanjatkan pada Lailatul Qadar adalah:

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni." (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai pengampunan, maka ampunilah aku.)

4. Bersedekah

Bersedekah adalah amalan utama di bulan Ramadan, apalagi pada 10 malam terakhir. Pahala sedekah akan dilipatgandakan, dan jika kita melakukannya pada waktu-waktu istimewa seperti ini, tentu akan semakin mendatangkan keberkahan.

5. Melakukan I'tikaf

Jika memungkinkan, kita bisa melakukan i'tikaf di masjid selama 10 malam terakhir. Selama i'tikaf, kita bisa lebih fokus beribadah dan memperbanyak amalan, seperti shalat, membaca Al-Qur'an, serta berdzikir.

Persiapan Menyambut 10 Malam Terakhir Agar ibadah kita maksimal selama 10 malam terakhir Ramadan, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan, baik dari segi fisik maupun mental.

  1. Menjaga Kesehatan Fisik

Pastikan tubuh kita dalam keadaan sehat dan bugar. Konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka, serta cukup tidur agar tubuh tidak kelelahan saat beribadah.

2. Mengatur Waktu

Manfaatkan waktu dengan bijak selama 10 malam terakhir. Kurangi kegiatan yang tidak bermanfaat dan fokuskan waktu untuk beribadah. Jangan sampai waktu kita habis hanya untuk hal-hal duniawi yang bisa mengganggu kualitas ibadah kita.

3. Memperbaiki Niat 

Segala amal ibadah yang kita lakukan harus dilandasi dengan niat yang tulus hanya karena Allah SWT. Sebelum memasuki 10 malam terakhir, pastikan niat kita sudah benar agar setiap amal yang kita lakukan bisa diterima oleh-Nya.

4. Membuat Rencana Ibadah

Buatlah jadwal ibadah harian selama 10 malam terakhir agar kita bisa melakukannya dengan konsisten. Ini juga membantu agar tidak ada amalan yang terlewatkan, baik itu shalat tahajud, membaca Al-Qur'an, atau berdzikir.

Tanggal Perkiraan 10 Malam Terakhir Ramadan 2025 Berdasarkan kalender Hijriah, 10 malam terakhir Ramadan tahun 2025 diperkirakan dimulai pada tanggal 20 Maret dan berakhir pada 29 Maret. Tentunya, tanggal pasti dimulainya 10 malam terakhir bisa berbeda-beda tergantung pada penetapan awal bulan Ramadan.

10 malam terakhir bulan Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa dan penuh berkah. Di saat inilah kita bisa meraih malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan, serta mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Selain memperbanyak ibadah seperti shalat tahajud, membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan bersedekah, kita juga bisa melakukan i'tikaf untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Manfaatkanlah waktu ini sebaik mungkin, karena belum tentu kita akan bertemu lagi dengan Ramadan tahun depan. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menghidupkan 10 malam terakhir dengan penuh kesungguhan dan meraih segala keberkahan yang ada di dalamnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Content Competition Selengkapnya

28 Mar 2025
SEDANG BERLANGSUNG

Suka Duka Menyiapkan Sajian Idul Fitri

blog competition  ramadan bercerita 2025  ramadan bercerita 2025 hari 26 
29 Mar 2025

MYSTERY TOPIC

Mystery Topic 7

blog competition ramadan bercerita 2025 ramadan bercerita 2025 hari 27
30 Mar 2025

Surat Cinta untuk Ramadan Tahun Depan

blog competition ramadan bercerita 2025 ramadan bercerita 2025 hari 28
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun