Nuning Sapta Rahayu
Nuning Sapta Rahayu Guru

Guru Pendidikan khusus, Penulis Buku Panduan Guru Pengembangan Komunikasi Autis, aktivis pendidikan dan pecinta literasi

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Revolusi Outfit Lebaran 2025, dari Wajib Baru ke Bijak Bergaya

25 Maret 2025   10:00 Diperbarui: 25 Maret 2025   17:02 326
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Revolusi Outfit Lebaran 2025, dari Wajib Baru ke Bijak Bergaya
Ilustrasi Outfit Lebaran (Sumber: freepik.com)

Tren fashion Lebaran 2025 tidak hanya mengutamakan model pakaian, tetapi juga filosofi di baliknya. Beberapa elemen yang mendominasi tahun ini antara lain:

1. Sustainable Fashion

Banyak brand mulai mengedepankan bahan ramah lingkungan seperti linen, katun organik, dan serat bambu. Jika ingin tetap stylish tanpa membeli baru, coba eksplorasi pakaian berbahan natural yang sudah ada di lemari.

2. Warna-Warna Netral dan Earthy Tone

Tahun 2025 didominasi oleh warna-warna lembut seperti beige, olive, dan dusty pink yang memberikan kesan elegan dan timeless. Jika Anda memiliki pakaian lama dengan palet warna ini, cukup padukan dengan aksesori modern agar terlihat up-to-date.

3. Sentuhan Tradisional dengan Gaya Modern

Motif batik, tenun, dan bordir etnik tetap menjadi favorit, tetapi dengan potongan yang lebih minimalis dan nyaman. Anda bisa mengombinasikan kebaya lama dengan celana kulot atau outer modern agar terlihat lebih segar.

Perubahan Pola Konsumsi, Masyarakat Mulai Beralih ke Bijak Bergaya

Selain tren fashion, pola konsumsi masyarakat juga mulai berubah di 2025. Fenomena seperti thrift shopping, swapping (tukar baju dengan teman atau keluarga), hingga mix and match semakin diminati.

Menurut riset (sebutkan sumber jika ada), 7 dari 10 orang kini lebih memilih untuk memakai kembali pakaian lama dengan sedikit modifikasi dibanding membeli yang baru. Faktor utama perubahan ini adalah:

  • Kesadaran finansial: Harga pakaian Lebaran yang terus meningkat membuat banyak orang berpikir ulang sebelum membeli.
  • Gaya hidup minimalis: Tren decluttering dan hidup lebih sederhana semakin populer, membuat orang lebih selektif dalam menambah koleksi pakaian.
  • Dampak lingkungan: Isu limbah fashion menjadi perhatian utama, mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan.

Bijak Bergaya, Trik Tampil Elegan Tanpa Harus Baru

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Content Competition Selengkapnya

01 Apr 2025
SEDANG BERLANGSUNG

Suasana Hati Usai Minta Maaf dan Memaafkan

blog competition  ramadan bercerita 2025  ramadan bercerita 2025 hari 30 
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun