Suciati Lia
Suciati Lia Guru

Belajar mengungkapkan sebuah kata agar bermanfaat

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Hati yang Dibasuh, Jiwa yang Diteguhkan

2 April 2025   13:08 Diperbarui: 2 April 2025   13:08 184
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hati yang Dibasuh, Jiwa yang Diteguhkan
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Hati yang Dibasuh, Jiwa yang Diteguhkan 

      Lebaran telah usai dan meninggalkan jejak

Laksana embun yang jatuh di pagi yang bening 

Membasuh hati yang dulu terjerat

Oleh luka dan duka yang bertahta

Kini ia perlahan luruh

Digantikan ikhlas yang semakin tumbuh

Kubuka lembaran baru dengan senyum

Melepaskan beban yang dulu menghimpit 

Dengan membiarkan maaf mengalir tulus

Bukan untuk melupakan masa lalu

Tapi untuk damai dan ketenangan jiwa

Tak perlu mengenang luka masa lalu

Cukup dijadikan pelajaran baru

Agar jiwa lepas dari jerat kenangan pilu

Hingga langkah tak lagi tertahan

Menjadi ringan penuh keberanian 

Menyambut esok dengan semangat megah

Biarlah perjalanan ini terus berlanjut

Dengan hati yang bersih dan lapang

Dengan jiwa yang teguh berdiri 

Menyambut esok dengan penuh keyakinan diri

Menempuh hari yang panjang

Dengan kepastian tanpa ragu

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun