Pudji Prasetiono
Pudji Prasetiono Wiraswasta

Budaya, culture sosial dan ciri keberagaman adalah nilai. Alam terbentang dan terhampar elok sebagai anugerah Illahi. Buka mata dengan mata-mata hati. Menulis dengan intuisi.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Fokus Bekerja dan Ibadah dengan 5 Kiat Jitu

21 Mei 2018   22:49 Diperbarui: 21 Mei 2018   22:53 833
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Fokus Bekerja dan Ibadah dengan 5 Kiat Jitu
Ilustrasi (Dok. Pri)

Agar terhindar dari dehidrasi berkepanjangan selama puasa berlangsung, kita harus mencukupi dengan minum air putih yang cukup. Anjuran 8 gelas sehari harus sebisa mungkin terpenuhi, dengan pola 2-4-2. 2 Gelas saat berbuka, 4 Gelas pada malam hari, setelah sholat tarawih hingga menjelang tidur, berikutnya 2 gelas lagi saat sahur. Hal ini penting untuk menjaga stamina selama bekerja saat puasa di esok hari nya.

4. Memenuhi Nutrisi Tubuh

Makan-makanan sehat dengan nutrisi yang tepat diperlukan untuk kebutuhan asupan energi tubuh yang utama. Yang kita konsumsi saat berbuka puasa dan sebagai menu sarapan sahur. Pola-pola makanan 4 sehat 5 sempurna lebih dianjurkan ketimbang makanan makanan junk food dan makanan cepat saji lainnya. Hindari pula mkanan yang mengandung santan berlebih.

5. Olah Raga Ringan

Berolah raga saat menjalankan ibadah puasa dapat memberikan manfaat lebih bagi tubuh. Karena olah raga tetap disarankan untuk menjaga kebugaran. Jangan menghindarinya lantaran takut capek dan lelah.

Kita hanya butuh merubah pola waktu nya saja. Saat bulan puasa kita bisa melakukan saat sore hari menjelang waktu berbuka atau menjelang maghrib. Pagi hari setelah sahur pun kita bisa meakukan olah raga olah raga ringan terpadu dengan tempo yang tidak terlalu lama seperti bersepeda, jalan kaki dan Joging. Cukup sekitar 30 menit saja.

Insya Allah dengan menerapkan pola-pola diatas dengan baik kita bisa mengelola stamina selama berpuasa dibulan suci Ramadhan. Dengan begitu kerja jalan terus, puasa tetap lancar tidak tercecer. Berkah dan barokah dari Allah pun mengikuti kita kemudian. Amien

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun