Part of #Commate'22- Now - KCI | Kompasianer of The Year 2019 | Fruitaholic oTY'18 | Wings Journalys Award' 16 | agungatv@gmail.com
Setelah Ramadan Bercerita Selesai Lalu Bagaimana?
Jujurly, ada yang selalu membuat bulan Ramadan terasa seru. Menurut saya, salah satunya dengan Ramadan Bercerita di Kompasiana. Semangat menulis ini terlecut, dengan tema-tema yang sudah disiapkan. Bagi saya -- soal tema Ramadan--, sedikit meringankan beban.
Dari kali pertama -- sebelumnya namanya-- Tebar Hikmah Ramadan atau THR diadakan, seingat saya belum pernah absen. Saya antusias, menunggu microsite Ramadan diluncurkan di kompasiana. Dan tak enggan, membagikan link di medsos atau group percakapan.
Sayang kalau dilewatkan, sayang kalau tidak ikutan. Ramadan Bercerita, membuat saya merasa produktif di bulan penuh berkah. Dan tulisan bisa menjadi jalan ninja, berbagi kisah berbagi cerita. Kita tidak tahu, sangat mungkin kisah dituliskan bisa menginspirasi orang lain.
Oke, tak dipungkiri hadiah salah satu faktor. Namun sebenarnya, ada yang lebih menyemangati. Yaitu bahwa Ramadan Bercerita, bisa menjadi wasilah blogger menebarkan kebaikan.
Setiap tema disajikan, menantang saya mengorek pengalaman yang relate. Kejadian yang pernah dialami, dulunya dianggap biasa bahkan remeh temeh. Ketika dingat dikisahkan ulang, tak ayal menerbitkan rasa haru bercampur bahagia.
Kompasianer, 30 hari nyatanya tidak lama. Saat tulisan ini diposting, Ramadan telah 4 hari berlalu. Suasananya belum sepenuhnya hilang, awal syawal sarat dengan kumpul keluarga.
Suka cita Ramadan, ditutup dengan hari raya idul fitri. Hari kemenangan, dihadiahkan bagi yang sungguh-sungguh berproses sepanjang bulan suci. Wajah wajah ceria, berbaju terbaik bersantap aneka menu menggugah selera.
Syawal hari kedua, sebagian dari kita mungkin ada mulai syawalan. Adalah puasa sunnah 6 hari, boleh berturut- turut atau diselang seling.
Saat berbuka dan atau sahur, membuat vibes Ramadan yang hangat kembali hadir. Rasanya, ingin lebih lama berada di bulan suci. Tetapi faktanya, bulan mulia telah berlalu. Dan bahwa Ramadan Bercerita di Kompasiana tahun ini, sudah benar-benar selesai.
Setelah Ramadan Bercerita selesai lalu bagaimana?
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025