Alfred Benediktus
Alfred Benediktus Editor

Seorang perangkai kata yang berusaha terus memberi dan menjangkau sesama. Editor, penulis dan pengelola Penerbit Bajawa Press. Melayani konsultasi penulisan buku.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Tepi Jurang Permohonan

2 April 2025   05:35 Diperbarui: 2 April 2025   05:35 159
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tepi Jurang Permohonan
(ilustrasi olahan GemAIBot, dokpri)

Dalam momen itu, waktu seakan berhenti. Rania menatap jurang yang dalam di depannya, dan di sisi lain, Arman yang penuh harapan. Keputusan itu berada dalam tangannya.

Namun, sebelum ia sempat menjawab, suara di kejauhan membuat mereka tertegun: suara langkah kaki yang semakin mendekat. Rania dan Arman menoleh, dan sejuta kemungkinan menghantui pikiran mereka. Mungkin salah satu dari mereka akan terpaksa menghadapi sebuah kenyataan baru, sebuah perubahan yang tidak terduga.

Di tengah ketegangan yang menggantung di udara, Rania tersenyum sinis, "Kita mungkin tidak perlu memikirkan permohonan maaf atau pengampunan. Keputusan ini akan diambil oleh takdir."

***

Cerita ini menyisakan jurang yang dalam, tak hanya di antara Rania dan Arman tetapi juga di hati pembaca. Apakah mereka akan kembali kepada persahabatan mereka? Akankah Arman dan Rania bersama-sama atau salah satu dari mereka akan jatuh ke dalam spasi yang tak terduga? Hanya waktu yang akan menjawab, dan jawaban itu, seperti kalung persahabatan itu, mungkin masih bisa diperbaiki.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun