DEVI NURANGGRAINI
DEVI NURANGGRAINI Guru

Menulis adalah bagian dari kehidupanku, jurnalistik dulu pekerjaan yang saya impikan, namun ternyata Takdir memintaku untuk menjadi seorang guru

Selanjutnya

Tutup

TRADISI

Kenikmatan Gorengan sebagai Makanan untuk Berbuka Puasa

3 April 2023   09:10 Diperbarui: 3 April 2023   09:13 870
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gorengan, itu yang terlintas di pikiran banyak umat muslim terutama di Indonesia sebagai makanan pelengkap buka Puasa. Bakwan, Tahu isi, Lumpia, Mendoan, dan masih banyak lagi macamnya. Istilah berbuka dengan yang manis memanglah benar, tetapi buka puasa tanpa adanya Gorengan serasa ada yang kurang. Tua muda pasti menyukai makanan yang berbahan dasar tepung ini, meskipun pada kenyataannya gorengan tidak lah baik bagi kesehatan.

Terlalu mengandung banyak minyak, tentu memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh kita. Menimbulkan kolesterol misalnya. Akan tetapi, sudah terlalu melekat dikebanyakan masyarakat bahwa gorengan tetaplah menjadi makanan pembuka yang menarik perhatian. Harganya yang murah, sehingga semua kalangan bisa menikmatinya. Dengan harga seribu rupiah, kita bisa menikmati sepotong bakwan hangat dengan dicocol saos atau cabai lalapan. Hemmmm, nikmat dunia.

Apalagi dibulan puasa seperti ini, banyak pedagang-pedangan gorengan dadakan mengingat banyaknya permintaan dari pecinta gorengan. Makan gorengan itu boleh-boleh saja, asalkan tidak terlalu berlebihan, karena hal tersebut pasti berdampak negatif bagi tubuh kita. Gorengan dan es buah adalah kesatuan yang hakiki sebagai pembuka dalam Berbuka puasa. Ada pecinta gorengan disini???

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun