Asep Sadikin
Asep Sadikin Guru

Saya mengajar di SMK Negeri 6 Pandeglang saat ini sebagai Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Zakat Fitrah Bagi Perantau

4 April 2024   04:24 Diperbarui: 4 April 2024   04:36 103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Zakat Fitrah Bagi Perantau
Sumber gambar:Dokumen Pribadi kegiatan CGP A.9 Lokakarya 6

Teruntuk bagi perantau zakat fithrahnya sebaiknya di tunaikan di tempat ia kerja (merantau) atau di kampung halamannya.?!

Dalam masalah ini diperinci sebagaimana berikut : 

-  Jika di saat malam hari Raya (maghribnya malam lebaran) ia berada di tempat kerja (tempat perantauan) maka zakat fithrahnya wajib dikeluarkan di tempat tersebut (tempat ia merantau/bekerja). 

-  Namun apabila di malam hari raya (maghribnya malam lebaran) ia berada di kampung halamannya maka zakat fithrahnya wajib ditunaikan di tempat tersebut (kampung halaman). 

Namun jika ia telah mengeluarkan zakat Fithrah di tempat ia bekerja (tempat perantauan) kemudian ia pulang ke kampung halamannya dan menjumpai maghribnya malam lebaran di kampung halaman maka menurut sebagian Ulama' ia tidak perlu lagi mengeluarkan zakat Fithrah, sedangkan menurut sebagian Ulama' yang lain ia tetap diwajibkan mengeluarkan zakat Fithrah lagi , dan untuk kehati-hatian agar keluar dari khilaf Ulama' sebaiknya tetap mengeluarkan zakat fithrah lagi di kampung halaman tersebut. 

Dari permasalahan tersebut maka bisa ditarik kesimpulan : Jadi , Tempat wajibnya kita mengeluarkan zakat itu tergantung tempat keberadaan kita di akhir romadhon (maghribnya malam lebaran). 

Sumber :

#SantriUntukNegri https://t.me/SANTRI_untuk_NEGRI/11270

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun