Buyung Nurman
Buyung Nurman Lainnya

Orang biasa.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Minta Ma'af dan Mema'afkan : Membongkar Kesalahan Membuahkan Ketenangan, Halal Bihalal Pemungkasnya !

2 April 2025   08:19 Diperbarui: 2 April 2025   08:19 576
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Minta Ma'af dan Mema'afkan : Membongkar Kesalahan Membuahkan Ketenangan, Halal Bihalal Pemungkasnya  !
Seusai Solat Id. umumnya langsung momen minta ma'af. Dokumen pribadi. 

Disamping itu juga bahwa  dihari lebaran hampir semua individu menginginkan dan melakukan hal yang sama yaitu minta maaf kepada seseorang setelah menunaikan solat Id, baik di masjid maupun dilapangan atau sengaja berkunjung ke rumah.

Tidak cukup sampai disitu dan bila dianggap belum dapat menjangkau dan  menyentuh kediaman seseorang, tentu masih ada kesempatan untuk menghadiri acara halal bilhalal yang banyak digelar oleh komunitas atau organisasi.

Jadi, ruang dan gelaran apapun yang diselenggarakan oleh warga, komunitas dan organisasi yang tujuan untuk minta maaf dan memberi maaf agar dapat diikuti sesempat mungkin.

Bila minta ma'af telah  dilakukan dengan penuh kesadaran dan apapun respon dari orang-orang yang dimintai ma'af, pasti akan membuahkan ketenangan.

Ganjalan dan sekat untuk berinteraksi dan komunikasi yang menghalangi selama ini  sudah dianggap tidak ada lagi dan posisinya sudah kosong-kosong.#

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun