Casmudi
Casmudi Full Time Blogger

Travel and Lifestyle Blogger I Kompasianer Bali I Danone Blogger Academy 3 I Finalis Bisnis Indonesia Writing Contest 2015 dan 2019 I Netizen MPR 2018

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Cara Membuat Manisan Nanas yang Maknyus untuk Buka Puasa

11 Mei 2020   02:35 Diperbarui: 11 Mei 2020   02:38 1374
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cara Membuat Manisan Nanas yang Maknyus untuk Buka Puasa
Manisan Nanas untuk Buka Puasa (Sumber: dokumen pribadi)

Berbuka puasa dengan yang manis menjadi anjuran yang baik. Dan, rasa manis itu bisa diperoleh dari berbagai buah yang ada di sekitar kita. Salah satu buah yang bisa menjadi rekomendasi untuk berbuka puasa adalah buah Nanas.

Tetapi, anda tidak langsung mengkonsumsinya dalam bentuk buah. Melainkan, anda mencoba untuk mengolahnya terlebih dahulu menjadi Manisan Nanas. Rasanya benar-benar maknyus dan top markotop.

Mengapa harus buah nanas? Karena, zat yang terkandung dalam buah nanas sangat bermanfaat bagi tubuh. Adapun, zat-zat yang terkandung dalam buah nanas adalah 1) Vitamin A, B dan C; 2)  Kalsium; 3) Kalium; 4) Magnesium; 5) Karbohidrat; dan zat-zat lainnya. Nah, bagi orang yang berpuasa, maka zat Kalium sangat penting bagi tubuh.

Di mana, zat Kalium berperan sebagai elektrolit. Untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, mengendalikan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung dan ginjal.

Bukan hanya zat-zat yang terkandung di dalam nanas. Tetapi, rasa nanas yang manis dan asam terasa unik. Oleh sebab itu, saya berusaha untuk belanja buah nanas yang mudah didapat. Saya belanja di pasar dekat dengan tempat tinggal.

Bagi orang yang tidak telaten, maka mengolah buah nanas menjadi manisan nanas sangatlah ribet. Karena, anda perlu mengupas buah nanas terlebih dahulu. Setelah itu, anda juga mengupas buah bagian dalam. Untuk membuang pori-pori yang terasa gatal. Yang berwarna coklat kehitam-hitamnan dan terlihat "berambut".   

Proses Pengupasan Buah Nanas (Sumber: dokumen pribadi)
Proses Pengupasan Buah Nanas (Sumber: dokumen pribadi)
Setelah anda mengupas kulit luar dan pori-pori buah bagian dlam nanas. Kini anda bisa memotong-motong buah nanas sesuai dengan selera anda. Jangan lupa untuk membuang bagian dalam buah nanas. Yang berwarna agak pucat, dan terasa agak keras. Rasanya juga terasa hambar.

Namun, selera orang berbeda-beda. Ada yang mengolah buah nanas, saat kulit nanas terlihat kuning. Tetapi, ada juga yang senang mengolah buah nanas, saat kulit masih terlihat hijau. Apalagi, ada buah nanas yang disebut sebagai "nanas madu" seperti nanas Subang Jawa Barat dan Nanas Belik Pemalang Jawa tengah.      

Proses potong nanas (Sumber: dokumen pribadi)
Proses potong nanas (Sumber: dokumen pribadi)
Nah, selama memotong-motong buah nanas. Anda bisa menyiapkan larutan gula. Hal yang bisa anda lakukan adalah memasak air hingga mendidih.

Agar gula yang anda gunakan cepat larut. Kuantitas air sesuai dengan selera atau takaran yang diinginkan. Saya memasak air kurang lebih setengah liter untuk campuran tiga buah nanas.

Saat anda melarutkan gula dalam air yang sudah mendidih. Anda bisa melarutkan seujung sendok garam sebagai penyedap. Takaran air mendidih dan gula dibuat sesuai dengan selera. Jika, air mendidih setengah liter, saya menambahkan kurang lebih 6 sendok gula. Tetapi, sekali lagi, tergantung selera anda. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun