Choirunnisa
Choirunnisa Freelancer

Seorang Thinking extrovert | senang belajar | lulusan ekonomi - akuntansi | penulis buku antologi Sekotak Maaf untuk Ibu |

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Puasa Media Sosial Tidak Berlaku untuk Pelaku Usaha

30 Maret 2024   22:10 Diperbarui: 30 Maret 2024   22:18 348
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puasa Media Sosial Tidak Berlaku untuk Pelaku Usaha
sumber gambar freepik.com

Puasa Media Sosial Tidak Berlaku Untuk Pelaku Usaha

Media sosial saat ini sudah menjadi bagian utama dalam hidup setiap manusia. 

Baik dan buruknya bermedia sosial tentu tergantung dari siapa penggunanya. 

Layaknya pisau yang tajam, bisa menjadi sangat berbahaya jika yang menggunakannya seorang anak-anak atau pelaku kejahatan dan pisau bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi juru masak dan siapa pun yang menggunakannya sesuai fungsinya. 

Jadi, media sosial sangat penting dan menjadi salah satu alat perang dalam memasarkan produk bagi pelaku usaha baik itu barang ataupun jasa. Bagi mereka wajib hukumnya update selalu di dalam media sosial. Jadi puasa media sosial tidak berlaku untuk para pelaku usaha. 

Puasa media sosial hanya berlaku bagi setiap individu yang sudah pada level kecanduan, yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan scrolling medsos tanpa tujuan yang jelas. Menggunakan media sosial tidak sebagai mana mestinya dapat membuat mental tidak sehat, menjadi malas beraktivitas, dan dampak buruk lainnya. 

Kembali lagi bahwa media sosial sangat penting bagi setiap pelaku usaha, banyak manfaat yang didapat dari membangun media sosial usahanya, diantaranya adalah:

Personal Branding, sangat penting menciptakan kesan baik di mata konsumen dan calon konsumen, sehingga menimbulkan rasa kepercayaan bagi konsumen kepada produk atau jasa yang kita tawarkan. 

Membangun kedekatan dengan konsumen dan calon konsumen, dari media sosial setiap pelaku usaha dengan mudah berinteraksi dengan konsumennya. Alih-alih mengenalkan produk jualannya, pelaku usaha bisa menjangkau calon konsumennya dengan berbagai cara seperti talkshow gratis, mengadakan giveaway, dan lainnya. 

Memberikan informasi produk dengan cepat dengan biaya terjangkau, media sosial merupakan alat pemasaran yang bisa dibilang murah biayanya dan cepat sampai ke konsumennya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun