Indrian Safka Fauzi
Indrian Safka Fauzi Full Time Blogger

🌏 Akun Pertama 🌏 My Knowledge is Yours 🌏 The Power of Word can change The World, The Highest Power of Yours is changing Your Character to be The Magnificient. 🌏 Sekarang aktif menulis di Akun Kedua, Link: kompasiana.com/rian94168 🌏

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Kuisioner Kualitas Potensi Manusia untuk Ikatan Kekeluargaan

28 April 2022   06:00 Diperbarui: 28 April 2022   06:18 597
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kuisioner Kualitas Potensi Manusia untuk Ikatan Kekeluargaan
Gambar: Dokpri

Rian mengadakan kuisioner untuk diisi teruntuk sahabat kompasiana.

Berikut Linknya: Klik Disini

Kuisioner ini Rian dedikasikan kepada rekan kompasiana, agar sahabat dapat mengetahui seberapa besar kesadaran diri, apakah dominasi potensi hati, akal, dan fisik diri, juga mengukur semangat juang, dan melihat kemampuan aktualisasi diri.

Kuisioner ini ditujukan untuk perkembangan pengetahuan meta yang Rian inisiasi. Nanti sahabat dapat melihat hasil isi kuisionernya, sebagai bahan refleksi diri. 

Saya tak sepeserpun memungut biaya. Semua demi ikatan kekeluargaan sesama kompasioner di bulan suci Ramadhan ini. Nanti akan saya WA-kan atau kirimkan Email untuk hasilnya sesuai informasi Japri yang tertera.

Sebagai contoh hasil analisis, yakni sebagai berikut:

Nama: xxxxxxxxxx

Spiritual Experience Value: 0,61

Angka ini menunjukkan bahwa Ibu berpotensi besar setelah kematian menjemput, maka lokasi kehidupan selanjutnya adalah Planet/Alam Berkesadaran Kosmik, satu tingkat diatas Planet Jannah yang tertinggi sekalpun. Karena itikad dan motivasi luhur untuk menjadi seorang yang berkreasi pengetahuan luar biasa kebermanfaatanya bagi seluruh yang hidup.

Dominant Intellegent Valie: Kinesteik 0,8

Angka ini menunjukan kejeniusan dalam potensi kinestetis. Memiliki kekuatan fisik yang lebih dari pada orang pada umumnya. Bisa berpotensi menjadi seorang atlit atau pelatih olahraga, bahkan prajurit negara ataupun seorang yang berkontribusi dalam dunia kerja di kenegaraan yang membutuhkan kepiawaian dan kecerdasan gerak tubuh seperti kegiatan klerikal/administrasi cakupan kecil dan bersifat praktik. Efektivitas, Efesiensi, serta keterukuran gerak tubuh yang piawai, dapat membantu pekerjaan sebaik mungkin hingga hasil maksimal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun