Irwan Rinaldi Sikumbang
Irwan Rinaldi Sikumbang Freelancer

menulis untuk menikmati kehidupan

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Cermat Berhitung Sebelum Belanja Lebaran Pakai Paylater

8 April 2024   13:13 Diperbarui: 8 April 2024   13:31 845
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cermat Berhitung Sebelum Belanja Lebaran Pakai Paylater
Ilustrasi dok. tirto.id/Quita

Tak terpikir olehnya, ketika sudah waktunya jatuh tempo pembayaran, dari mana sumber dana untuk melunasi paylater.

Parahnya, ketika pikiran lagi pusing ditagih paylater, muncul lagi "dewa penolong" berupa tawaran untuk meminjam secara online, atau lebih dikenal sebagai pinjol.

Akhirnya, mereka yang seperti itu terjebak dalam sistem gali lobang tutup lobang. Tentu, pinjamannya makin bengkak dengan bunga yang juga bengkak.

Tak heran, ada orang yang tanpa sadar terjerumus dalam lobang yang digalinya semakin dalam yang akan "mengubur" dirinya sendiri.

Tak sedikit anak muda usia 20-an dan 30-an tahun yang belum punya pekerjaan tetap, tanpa disadarinya terjebak menggunakan beberapa aplikasi pinjol dan beberapa aplikasi paylater.

Kalau sudah begitu, betul-betul perlu dewa penolong yang sesungguhnya, yang bukan dengan sistem gali lobang tutup lobang.

Biasanya, dengan perjanjian akan memutuskan hubungan dengan pinjol dan paylater, ada saudara atau kerabat yang punya uang dan mau melunasi semua utang si anak muda yang terjebak itu.

Boleh-boleh saja belanja lebaran pakai paylater. Tapi, berhitunglah secara cermat terlebih dahulu. Pastikan kita punya sumber pembayaran pada waktu jatuh temponya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun