Jumarni
Jumarni Freelancer

Selesaikan Urusan Allah, Allah akan selesaikan segala urusanmu.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Empat Tips agar Tetap Sehat di Bulan Ramadhan

10 Mei 2020   23:33 Diperbarui: 10 Mei 2020   23:33 147
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Namanya ust didin wahyudin biasa dipanggil ust didin. Beliau adalah salah satu pengajar bahasa arab di salah satu SMAIT di samarinda. Saat ramadhan ia memiliki komitmen untuk terus rutin menata kesehatan dan juga menata timbangan. Tak heran setiap hari menjelang ramadhan dan saat ramadhan schedulenya tidak terlepas dari yang namanya olahraga.

Menurut ceritanya, ketika makan sahur, dan berbuka begitu banyak kalori yang ketika tidak bergerak maka tidak jarang seseorang pasca ramadhan memiliki badan yang melebihi batas (mengalami kegemukan). Maka ia memiliki program agar bagaimana tetap sehat di bulan ramadhan. Adapun empat tips cara agar tetap sehat dibulan ramadhan dan dapat menurunkan berat badan hingga lima kilo yaitu:

  • Jendela makan. Usahakan memperhatikan waktu, dan asupan yang masuk ke tubuh. Memperhatikan waktu dalam artian tidak makan diwaktu-waktu yang tidak tepat untuk tubuh dalam mengelolah makanan. Kemudian asupan yang dimaksud maksud adalah makanan yang begizi, halalan toyyiban.
  • Mengatur emosional. ketika seseorang tidak mampu mengatur ritme perasaaannya maka ia akan dengan mudah untuk melampiaskan hasrat emosinya kepada makanan, dan ini tentu akan berakibat ketidaksinkronan dari pengelolaan tubuh pada makanan. Jika dalam keadaan marah lalu makan, nanti berat badan akan over lagi.
  • Olahraga. Hal ini cukup penting dan menjadi ikhtiar dan paling mujarab yang telah saya lihat hasilnya. Setiap sore beliau lari keliling kompleks sekolah. Kira-kira dengan durasi satu jam lamanya. Sembari olahraga lainnya, push-up, sit-up, dll. Sebelum puasa ia telah rutin melakukannya. Pagi olahraga, sore olahraga (lari).
  • Mengontrol waktu tidur. Tidak kalah penting, hal ini juga cukup berperan dalam proses pengidealan tubuh. Tidur yang terbaik versi rasul yaitu diseperdua malam, dan qailullah (tidur siang). Kemudian jikapun sangat gantuk, janganlah tidur setelah makan (sahur) karena tubuh tidak akan maksimal dalam mengelola makanan ketika kita tidur. Maka, jika ingin tidur usahakan dua jam setelah makan, kenapa ? karena dua jam setelah makan adalah waktu yang digunakan oleh tubuh untuk mengolah makanan yang masuk dalam tubuh. Dan juga, terlalu banyak tidur saat ramadhan bakal menghilangkan keberkahan loh. Kamu harusnya bisa selesai berjuz-juz tapi malah molor :)

Saat ini dihari ketujuh belas, beliau telah turun tiga kilo, tidak heran memang ikhtiarnya dalam menurunkan berat badannya, tetap menjaga pola hidup sehat sebelum ramadhan hingga dibulan ramadhan. Mungkin bagi teman-teman pembaca yang tidak merasakan perubahan yang signifikan mungkin karena tidak tau ilmunya, atau ada langkah yang terlupa. eit, tambahan dari saya, luruskan niat niatkan untuk sehat ya, sehingga tetap olahraga (bergerak ringan) juga tidak masalah meskipun dalam keadaan berpuasa. Stay health yaa :) 

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun