(Mantan) Musisi, (mantan) penyiar radio dan (mantan) perokok berat yang juga penyintas kelainan buta warna parsial ini, penikmat budaya nusantara, buku cerita, sepakbola, kopi nashittel, serta kuliner berkuah kaldu ... ingin sekali keliling Indonesia! Email : kaekaha.4277@yahoo.co.id
Semua Menang, Semua Senang di "War Takjil" Pasar Wadai, Banjarmasin
Pasar wadai Ramadan atau pasar kue yang diselenggarakan pemerintah Kota Banjarmasin dan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan sebulan penuh selama bulan Ramadhan ini merupakan even kuliner legendaris yang menjadi kalender tetap pemerintah dalam rangka menyemarakkan syiar bulan suci Ramadan setiap tahunnya.
Pasar yang hadir selayaknya bazar kuliner on the road, karena biasanya memang di selenggarakan di tepi ruas jalan dan sungai Martapura di beberapa titik jantung Kota Banjarmasin sepanjang lebih dari 500-an meter ini senyatanya tidak hanya menyediakan beragam kuliner tradisional Banjar lengkap saja, tapi juga kuliner nasional yang di bawa oleh para pendatang dan juga kuliner internasional, khususnya dari jazirah Arab. Jadi sangat cocok menjadi arena war takjil yang sesungguhnya!
Khusus untuk baramian (main-main/hiburan;bahasa Banjar) war takjil yang sekarang sedang ngetren dikalangan anak muda di seluruh Indonesia. Pasar wadai di Kota Banjarmasin merupakan arena bertempur yang paling cocok!
Apalagi dua entitas pasar wadai yang biasanya masing-masing diselenggarakan terpisah oleh pemko Banjarmasin dan Pemprop Kalimantan Selatan, untuk tahun 2025 ini keduanya bersatu dan diselenggarakan di satu tempat yang sama yaitu di sepanjang Jalan Jendral Sudirman atau siring 0 kilometer, Banjarmasin.
Di sepanjang ruas Jalan Jendral Sudirman yang juga dikenal sebagai kawasan kantor gubernur lama ini, ada lebih dari 200 stan kuliner yang siap melayani "serdadu-serdadu" militan pemburu takjil yang siap melakukan war takjil. Arena yang lebih panjang dan lengkap sudah pasti akan memberikan pengalaman war takjil yang takkan terlupakan.
Selain beragam wadai-wadai basah pencuci mulut yang citarasanya aduhai, untuk war takjil tersedia beragam wadai karing alias kue kering khas Banjar seperti wadai ilat sapi, juga beragam jenis bubur manis khas Banjar, seperti bubur hintalu karuang, bubur gunting, bubur baayak, bubur randang dan kawan-kawannya.
Baca Juga Yuk! Memaknai Produktifitas Berkelas Ala Cak Udin "Rombeng"
Satu lagi! Ini yang banyak ditunggu-tunggu oleh serdadu-serdadu pemburu kuliner militan, yaitu hadirnya beragam kuliner berat khas Banjar yang relatif lebih mudah ditemukan di bulan Ramadhan! Anda pernah menikmati karih kambing, karih ayam atau bubur karih khas Banjar yang begitu kaya dengan bumbu rempah menggoda?
Atau mungkin mau merasakan Katupat Kandangan, Soto dan sop Banjar, Salada Banjar, Lontong Banjar, Katupat Batumis, Lamang, atau mungkin Ipau? Itu lho pizza tradisional khas Urang Banjar yang citarasa gurih plus rempah-rempahnya selalu bikin Karindangan alias rindu berat?
Semua ada dan tersedia cukup setiap harinya! Itulah sebabnya kalau war takjil di Pasar Wadai Banjarmasin semuanya menang dan semuanya senang! (BDJ6325).
Content Competition Selengkapnya
MYSTERY TOPIC
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025