Kartika Kariono
Kartika Kariono Pengacara

Mengalir mengikuti kata hati dan buah pikiran

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Maafkan Orang-orang yang Mencintaimu

29 April 2023   20:12 Diperbarui: 29 April 2023   20:28 614
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Maafkan Orang-orang yang Mencintaimu
Dok. Canva

"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim". 

(Q.S Al Anbiya:87)

Maaf, sebuah kata yang sederhana. Tetapi sulit untuk diungkapkan dan dilaksanakan. Mengurai kata maaf akan memaksa kita memainkan emosi,logika dan spiritual.

Maaf memang seolah sebuah kata dengan hubungan antar manusia, padahal ada perintah Tuhanmu dalam memaafkan. Semua agama, semua keyakinan dan semua kepercayaan pada dasarnya mengajarkan manusia untuk memaafkan.

Sifat pemaaf adalah sifat orang yang bertaqwa, karena salah satu sifat Allah adalah pengampun.

Memaafkan artinya mematahkan ego kita untuk tidak membalas kesalahan orang lain, bahkan mendoakan baik kepada orang yang telah menyakiti kita.

Memaafkan adalah penyempurnaan akhlak. Selama sebulan penuh kita mengendalikan amarah melalui berpuasa, di hari fitri keta sempurnakan dengan saling bermaafan.

Saling memaafkan dengan tulus dan tidak sekadar kata maaf saja. Saling memaafkan ditujukan kepada semua insan, termasuk musuh-musuh kita.

Satu hal yang sering kita lupa, bila memaafkan musuh hal yang sulit. Ada yang jauh lebih sulit, yakni memaafkan orang-orang yang mencintai kita.

Allah SWT dalam Q.S At Taghabun :14 berfirman:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun