Irma Tri Handayani
Irma Tri Handayani Guru

Ibunya Lalaki Langit ,Miyuni Kembang,dan Satria Wicaksana serta Seorang Penulis berdaster

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Dahsyatnya Film Siksa Api Neraka Bikin Inces Matic Kembali jadi Mas Yanto

1 April 2024   19:17 Diperbarui: 1 April 2024   19:23 458
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dahsyatnya Film Siksa Api Neraka Bikin Inces Matic Kembali jadi Mas Yanto
Sumber Foto : Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny

Saking berbekasnya, Yanto sampai bermimpi ke dalam jurang di mana disitu dia ditanya sering melakukan apa selama di dunia.

Yanto lalu jujur bahwa dirinya biasa mabuk-mabukan dan melakukan perbuatan terlarang.

Begitu bangun dirinya langsung memotong rambutnya dan berdandan layaknya lelaki sesungguhnya.

Film siksa api neraka ini memang sebuah film yang sempat menghebohkan penonton tanah air.

Film besutan Anggy Umbara berusaha memvisualisasikan siksaan di dalam neraka.

Sebagai bahan untuk gambaran seperti apa siksaan di neraka digunakan dasar ayat Al-Quran yang menggambarkannya.

Anggy Umbara memvisualisasikan setidaknya 6 siksaan yaitu mata dicolok, punggung disetrika, lidah dan tangan digergaji hingga digigit kalajengking. 

Kekuatan visual serta cerita dari film ini akhirnya membuat Yanto yang sudah 5 tahun menjadi waria karena salah pergaulan memilih kembali ke kodratnya sebagai pria. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun