TRADISI

Puncak Arus Mudik Bulan April 2022: Begini Kondisi Mudik Menggunakan Kereta Api

13 Mei 2022   00:03 Diperbarui: 13 Mei 2022   00:17 462
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puncak Arus Mudik Bulan April 2022: Begini Kondisi Mudik Menggunakan Kereta Api
Gambar 1. Suasana Arus Mudik Lebaran di Stasiun Tawang, Semarang

Jelang Lebaran 2022, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pelanggan Kereta Api Jarak Jauh untuk arus mudik Lebaran 2022/1443 H terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data hari ini, Senin (18/4/2022), pertengahan arus mudik Lebaran 2022 menggunakan kereta api diprediksi padat. Pada saat itu, KAI diprediksi melayani sebanyak 110.042 pelanggan KA Jarak Jauh dengan okupansi kereta mencapai 91 persen, untuk berangkat ke berbagai daerah tujuan.

Pada puncak arus mudik tersebut KAI mengoperasikan 214 KA Jarak Jauh atau lebih banyak 4 persen dibandingkan dengan rata-rata KA Jarak Jauh yang beroperasi pada H-10 sampai dengan H-3, yakni 206 KA per hari.

Arus mudik tahun ini juga dinilai sangat meriah dikarenakan jumlah pemudik mengalami penaikan yang sangat banyak dari tahun sebelum pandemi. Ditambah, Pemerintah Indonesia juga mengumumkan cuti libur lebaran yang diperpanjang dari tanggal 2 - 8 Mei 2022. Hal itu pun menambah antusias masyarakat untuk kembali bercengkrama dan berkumpul bersama keluarga besar di tahun ketiga Bulan Ramadhan setelah wabah covid-19 yang merampas dua kali kesempatan mudik.

Gambar 2. Suasana Arus Mudik Lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta
Gambar 2. Suasana Arus Mudik Lebaran di Stasiun Gambir, Jakarta

KAI juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketetapan pemerintah berdasarkan SE Kemenhub Nomor 49 Tahun 2022. Berdasarkan SE Kemehub No.39 Tahun 2022 dan SE Kemehub No.49 Tahun 2022 untuk mendukung kebijakan PPKM, PT KAI telah mengatur persyaratan perjalanan penumpang kereta KAI Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera. 

Penumpang wajib sudah divaksin minimal dosis pertama serta wajib melampirkan hasil tes PCR, Penumpang yang telah tervaksinasi 3 dosis (booster) tidak wajib melampirkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid antigen, dan Penumpang yang telah tervaksinasi 2 dosis, wajib melampirkan hasil tes COVID-19 dari tes Rapid Antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan atau tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan, PT. Kereta Api Indonesia memudahkan para penumpang dengan menyediakan layanan Tes Swab Antigen, PCR, serta pelayanan vaksin yang telah disediakan di beberapa stasiun terkait.

Gambar 3. Posko Vaksin Booster di Stasiun Tawang, Semarang
Gambar 3. Posko Vaksin Booster di Stasiun Tawang, Semarang

Di sisi lain dalam rangka menyemarakkan Angkutan Lebaran tahun ini, PT KAI memasang livery khusus pada sejumlah Kereta Api Jarak Jauh. Adapun livery yang digunakan KAI memiliki ornamen Idulfitri di bagian lokomotif dan kereta api.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun