Mahar Prastowo
Mahar Prastowo Full Time Blogger

https://www.maharprastowo.com | https://wa.me/6285773537734

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Memaafkan Itu Mudah, Yang Susah Itu Menagih

2 April 2025   11:16 Diperbarui: 2 April 2025   11:16 109
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Memaafkan Itu Mudah, Yang Susah Itu Menagih
"Jika bank saja tidak percaya, kenapa kita harus percaya?"

Saya tahu, tidak semua orang yang berutang memang sengaja tidak mau membayar. Ada yang benar-benar kesulitan, ada yang memang lupa, dan ada juga yang... ya, pura-pura lupa. Tapi seharusnya ada kesadaran untuk setidaknya menghormati orang yang sudah membantu. Jangan sampai, kita justru terlihat seperti pengemis di mata orang yang justru punya tanggungan kepada kita.

Akhirnya, saya hanya bisa menarik napas panjang. Mungkin ini ujian kesabaran. Mungkin ini cara Tuhan mengajari saya ikhlas yang sebenarnya. Tapi tetap saja, kalau saya bertemu dia lagi dalam beberapa minggu ke depan, saya tidak akan segan-segan bertanya lagi: "Mas, pak, bu, kira-kira kapan bisa menyelesaikan yang kemarin?" Dengan senyum yang sama. Tapi kali ini, dengan tatapan yang lebih tajam.


Pelajaran yang Bisa Dipetik

Satu hal yang saya pelajari dari pengalaman ini: jangan lagi melayani orang yang mau berutang. Orang yang berutang berarti minus, belum nol rupiah. Jika kita memberikan utang tanpa jaminan, maka kita harus mempersiapkan keikhlasan hati untuk kehilangan. Mereka yang berutang ke teman, itu karena mereka tidak lagi dipercaya bank. Mungkin karena tidak punya jaminan, atau lebih buruk lagi---karena sudah masuk daftar hitam bank. Mereka tak lagi bankable. Maka, jika bank saja tidak percaya, kenapa kita harus percaya?"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun