Maryama Asad
Maryama Asad Guru

"Sesungguhnya beratnya beban tergantung berapa lama kita mengangkatnya"

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Secercah Harapan di Bulan Ramadhan

27 April 2020   06:21 Diperbarui: 27 April 2020   06:21 355
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Secercah Harapan di Bulan Ramadhan
Harapan pribadi untuk ramadhan 2020 sumber : dokumentasi pribadi

Marhaban Yaa Syahru Ramadhan        
Marhaban Yaa Syahru Syiam

"Ya Allah mohon hadirkan awal ramadhan kepada kami dengan penuh ketentraman, dan dengan penuh keimanan, dan dengan kesehatan dan selamat dan dengan kekuatan islam Rabbi wa Rabbukallahu."

Tulisan ini sengaja saya awali dengan sebuah doa yang sangat mustajab sebagaimana yang telah diajarkan nabi Muhammad SAW kepada ummatnya sebagai perisai bagi kita dalam menyambut bulan yang penuh berkah ini. 

Doa ini tentunya juga sangat sejalan dengan kondisi kita saat ini dimana kekuatan iman kita sedang diuji, ketentraman dan kesehatan kita sedang dipertaruhkan dan konsistensi kita dalam keislaman ditengah-tengah musibah pandemi covid 19.

Bulan ramadhan adalah bulan yang dinantikan, betapa tidak ramadhan adalah bulan yang penuh rahmah, maghfirah, dan bulan pembebasan dari api neraka. 

Pada bulan ini semua amal ibadah dilipat gandakan  satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat hingga 700 kali lipatnya, jadi tidak heran jika semua orang berlomba-lomba untuk mendapatkan keberkahannya. Seperti halnya orang lain saya pun memiliki secercah harapan yang besar di bulan suci ramadhan tahun 1441 hijriyah atau 2020 masehi.

Pertama: Ramadhan dapat membuatku menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT; 

Ibadah Puasa pada dasarnya melatih kita untuk ikhlas dalam beribadah dalam arti beramal hanya karena Allah SWT, mengharap pahala dan keridhoan-Nya karena hampir semua ibadah bisa dideteksi dengan mudah oleh semua manusia, kecuali puasa.

Ibadah shalat, sedekah, haji bisa dilihat oleh manusia sehingga berpotensi menimbulkan sifat riya berbeda halnya dengan ibadah puasa hanya Allah dan kita sendiri yang mengetahui, karena itu sebuah kesyukuran yang sangat besar karena Allah SWT masih mempertemukan kita dengan bulan ini dan semoga kita dapat menggunakan moment ini untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kedua : Allah SWT mengampuni segala dosa Yang pernah saya lakukan;

Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari khilaf dan dosa tentu saja bulan suci ramadhan adalah bulan yang sangat dirindukan karena Allah SWT telah menjamin bahwa siapa saja yang memohon ampun pada bulan ini  maka Allah akan mengampuninya karena Allah  maha gaffur, ampunan Allah melebihi luasnya langit dan bumi beserta isinya, semoga Allah SWT mengampuni dosa kita semua baik dosa yang lampau maupun dosa yang akan datang, dosa yang kecil maupun yang besar, dosa yang disengaja maupun yang tidak disengaja, dosa yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.

Ketiga : Wabah virus covid 19 segerah berakhir;

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun