Masykur Mahmud
Masykur Mahmud Freelancer

Harta Warisan Terbaik adalah Tulisan yang Bermanfaat. Contact: masykurten05@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Perbanyak Gerak Selama Bulan Puasa

13 Maret 2024   17:48 Diperbarui: 13 Maret 2024   17:49 205
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Perbanyak Gerak Selama Bulan Puasa
Berjalan di bulan Ramadan | freepik.com

Jantung yang bekerja memompa darah ke seluruh tubuh membutuhkan pergerakan. Aktivitas yang membatasi gerak seperti duduk dan diam dalam waktu lama membuat kerja jantung semakin berat.

Walaupun dalam keadaan sedang berpuasa, perbanyaklah berjalan agar jantung bekerja maksimal. Nah, hindari rebahan atau tidur berjam-jam karena tidak baik untuk tubuh. 

Kenapa orang yang jarang bergerak atau sering tidur bawaannya malas? 

Jawabannya, karena darah tidak mengalir maksimal ke seluruh tubuh. Dengan pola hidup seperti sekarang ini, rata-rata orang lebih banyak duduk dibandngkan berjalan.

Menghabiskan waktu di depan layar TV atau smartphone sudah menjadi rutinitas. Alhasil, tubuh tidak mendapat rangsangan maksimal dari betis kaki akibat kurangnya berjalan. 

Padahal dengan berjalan sirkulasi darah meningkat dan tekanan darah lebih stabil. Coba perhatikan mood orang yang jarang bergerak, bawaannya pasti suka marah.

Otot betis memiliki peran penting untuk memompa darah dari bagian kaki ke jantung. Dengan rutin berjalan, kita secara tidak langsung membantu jantung aktif memompa darah setiap detiknya. 

Saat tubuh tidak bergerak atau duduk dalam waktu lama, sirkulasi darah terhambat. Jika terus menerus kita berada dalam keadaan jarang bergerak, banyak penyakit yang bisa muncul karena darah tidak lancar mengalir ke organ-organ penting tubuh. 

Jadi, perbanyak gerak dengan berjalan atau lebih baik lagi rutin jogging dan lari di waktu pagi. Puasa akan terasa lebih menyenangkan dan menyehatkan tentunya.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun