Maula Falih
Maula Falih Mahasiswa

sejarawan, filsafat islam, ekonomi

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Menyongsong Bulan Suci Ramadhan, Panitia KKN turut Berpartisipasi dalam Membersihkan Masjid Darul Muttaqin Sampung

16 Maret 2024   16:39 Diperbarui: 16 Maret 2024   16:43 181
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia mempersiapkan diri dengan penuh kebersihan dan kesucian. Di antara persiapan penting adalah membersihkan tempat-tempat ibadah, termasuk masjid, agar menjadi tempat yang layak untuk menjalankan ibadah sepanjang bulan yang penuh berkah ini.

Pada Minggu pagi 10 Maret 2024, panitia KKN T 35 dan masyarakat setempat gotong-royong besar-besaran dilakukan oleh jemaah masjid Darul Muttaqin di desa Sampung. Para sukarelawan dengan semangat menyapu, menyapu, dan membersihkan setiap sudut masjid dengan penuh kecermatan. Mulai dari lantai hingga langit-langit, tidak ada satu debu pun yang dibiarkan mengendap.

"Membersihkan masjid adalah bagian dari ibadah kami. Ketika kita membersihkan rumah Allah, kita juga membersihkan hati kita sendiri," ujar Harfad, selaku panitia KKN T 35 yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Selain membersihkan bagian dalam masjid, juga dilakukan perawatan terhadap taman di sekitar masjid. Tanaman diadakan pemangkasan, dan bunga-bunga yang indah ditanam untuk menyegarkan udara dan memberikan suasana yang lebih nyaman bagi jamaah yang datang.

Menyambut Ramadhan dengan kebersihan yang bersih dan menyegarkan bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi juga refleksi dari rasa hormat dan penghormatan kepada tempat ibadah. Ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong-royong di antara komunitas Muslim, yang bersatu dalam persiapan menyambut bulan yang penuh berkah ini.

dokpri
dokpri

Para takmir masjid berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya untuk melakukan hal yang serupa. Dengan demikian, setiap Muslim dapat merasakan kebersihan dan kedamaian dalam menjalankan ibadahnya, menjadikan pengalaman Ramadhan lebih mendalam dan bermakna bagi setiap individu dalam komunitas.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun