Meti Irmayanti
Meti Irmayanti Lainnya

Dari kota kecil nan jauh di Sulawesi Tenggara, mencoba membuka wawasan dengan menulis dan membaca

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Olahraga Saat Puasa Tetap Perlu, tapi yang Ringan Saja

29 April 2021   17:30 Diperbarui: 29 April 2021   17:31 858
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Olahraga Saat Puasa Tetap Perlu, tapi yang Ringan Saja
Foto: dokpri

Olahraga saat puasa sepertinya sesuatu yang "menakutkan". Bagaimana tidak, di saat tubuh harus menahan lapar dan haus, justru tubuh dipaksa untuk berolahraga.

Namun nyatanya, olahraga saat puasa berdampak baik pada kesehatan. Malahan, olahraga saat puasa sangat dianjurkan. Bukan saja untuk menjaga vitalitas dan kebugaran tubuh tapi juga sebagai hiburan yang dapat menenangkan perasaan.

Tapi, kita tentu harus menyesuaikan kondisi dengan hanya melakukan olahraga yang ringan-ringan saja.

Saat menjalani puasa, tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman dari luar. Meskipun tidak makan dan minum, bukan berarti orang menjadi tidak aktif dan tidak boleh berolahraga loh.

Ketika puasa glikogen atau karbohidrat yang disimpan kemungkinan besar akan habis, sehingga kita dapat membakar lebih banyak lemak daripada biasanya. Namun, intensitas olahraga saat puasa harus dikurangi untuk mencegah terjadinya dehidrasi.

Sebagai ibu rumah tangga yang hanya beraktivitas di rumah saja, tentu aktivitas harian saya agak berkuranglah saat puasa. Ini tentu bisa membuat berat badan naik, soalnya sebagai orang yang awam saya tidak tahu berapa kebutuhan kalori harian yang saya butuhkan, yang saya tahu untuk mencukupi kebutuhan kalori itu yah makan saja yang banyak, entah itu kurang atau lebih saya tidak tahu.

Tiba saat ketemu timbangan waduh, inginnya menurunkan berat badan saat Ramadhan taunya malah naik.


Mau tidak mau olahraga harus dilakukan meski sedang berpuasa. Saya pilih yang ringan saja, ikut senam lewat YouTube, 30 menit di pagi hari dan 1 jam di sore hari saat menjelang buka puasa.

Mystery Challenge THR Kompasiana kali ini, sebenarnya tidak sulit-sulit amat, karena berolahraga ringan sudah menjadi rutinitas saya saat puasa ini. Yang jadi masalah sayanya yang nggak pede mengupload video saat berolahraga ini, udah nggak tahu cara buat video yang bagus, gaya olahraganya juga cuman modal semangat.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun