Moch Shidiq
Moch Shidiq Penulis

Hobby Tenis

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Masyarakat Jadi Senang, Tak Kurang 30 Menit, 150 Takjil Buka Puasa Habis

4 April 2024   09:14 Diperbarui: 4 April 2024   09:34 1032
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Masyarakat Jadi Senang, Tak Kurang 30 Menit, 150 Takjil Buka Puasa Habis
Taklil buka puasa Esemku Manis, Rabu (3/4) sebelum dibagikan diambil gambarnya sebagai moment (Foto: Dik/Diq)

Kembali Esemku Manis bergerak dalam bulan Ramadan 1445 H ini. Kali ini kerjasama dharma wanita dan Kerohanian Islam (Rohis) SMPN 6 Klaten mengeluarkan takjil 150 paketTidak lebih dari 30 menit, 150 takjil dalam bentuk Rice bowl ludes terbagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan lewat Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo 18 Klaten.

Ketua dharma wanita Esemku Manis, Dra. Sri Haryanti didampingi Bendahara Sri Nuryanti, M.Pd di sela-sela pembagian takjil buka puasa mengatakan, "alhamdulillah Takjil dalam sekejab sudah terbagi pada masayarakat yang membutuhkan," kata Nuryanti kepada Kompasiana, Rabu sore (3/4). "Yang jelas masyarakat menyambut gembira takjil dari SMPN 6 Klaten, Masyarakat yang lewat depan sekolah senang," tandasnya.

Ibu ketu Dharma Wanita, Esemku Manis, Dra. Sri Haryanti membagikan takjil buka puasa kepada warga yang lmembutuhkan. (Foto:Dok/Diq)
Ibu ketu Dharma Wanita, Esemku Manis, Dra. Sri Haryanti membagikan takjil buka puasa kepada warga yang lmembutuhkan. (Foto:Dok/Diq)

Kepedulian warga sekolah

Menurutnya, Esemku Manis (Esempe Enem Kutho, Mandiri, Adaptif, Nurmatif, Inisiatif dan Solutif) setiap tahun selalu mengadakan takjil buka bersama. Ini merupakan bentuk kepedulian warga sekolah dalam menyambut bulan penuh mahfiroh ini. SMPN 6 Klaten yang merupakan bagian masyarakat sudah sepantasnya mendorong berbagi kepada  sesama. "Ya meski hanya sekedar takjil, namun makna yang tersirat cukup mendalam. Setidak-tidaknya ini merupakan praktik baik," tukas Nuryanti.

Guru PAI Esemku Manis, Drs. Aris Isdianyo, M.Pd.I. yang mimpin lansung pembagian takjil mengatakan, sekolah selain menggelar takjil buka bersama, juga mengadakan pesanteren kilat, sholat berjamaan serta menyemarakkan bulan Ramadan lainnya. "Intinya sekolah terus mendorong kegiatan Ramadan, agar dapat berguna bagi kebaikan dan kepribadian anak manusia,"ujar Aris Isdiyanto.

Dharma Wanita SMPN 6 Klaten mengabadikan moment seusai kegiatan. (Foto: Dok/Diq)
Dharma Wanita SMPN 6 Klaten mengabadikan moment seusai kegiatan. (Foto: Dok/Diq)

Melatih semangat dan motivasi berbagi

Dikatakan, tujuan pembagian takjil adalah untuk melatih semangat dan motivasi saling berbagi kepada sesama dan mengharapkan keberkahan di bulan Ramadan ini. "Ya setidak-tidaknya anak diajak untuk saling menolong dan  berbagi dan meningkatkan keimanan kepada Alloh SWT, " tukas Aris Isdiyanto, yang juga seorang ustat ini.

Yang jelas, imbuh Aris menambahkan,  ketika kita bersedekah pasti Alloh akan mengganti dan dibalas oleh Alloh SWT. "Alloh akan mengganti sedekah itu di dunia. Dan Alloh akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat  kelak.". Aris kemudian menyitir salah satu surat dalam Al-quran " Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantikannya dan Dialah pemberi rejeki yang sebaik-baiknya," tandas Aris. (Diq)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun