Momon Sudarma
Momon Sudarma Guru

Tenaga Pendidik

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Nilai Sosial Istighfar

14 Maret 2024   05:21 Diperbarui: 14 Maret 2024   05:22 202
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Nilai Sosial Istighfar
Mengingat-Mu Saat Hening (sumber : pribadi, bing,com)

Dalam konteks itu, belum diulas mengenai jenis kesadaran-sejati dari si pelaku. Apakah pengakuan dan permohonan ampunannya itu, masuk kategori kesadaran-sesaat, atau kesadaran permanen. 

Dalam bahasa Agama Islam, apakah masuk kategori taubatan nasuha (taubah yang asli), atau taubah khadi'ah (taubah yang palsu). Artinya, bisa jadi, dia mengucapkan istighfar itu lebih disebabkan karena ingin mendapatkan  keringanan hukuman, atau biar segera lepas dari penderitaan.

Pada level terakhir, adalah istighfar dalam wujud kesadaran akibat  melakukan sebuah perbuatan yang tidak sempurna, kendati belum terasa akibat atau dampak atau sanksinya. Kesadaran ini, kiranya menjadi sebuah kesadaran dengan kesalehan yang luar biasa. Seseorang bisa merasakan dan mendapatkan derajat ini, bukan karena dia mendapat sanksi, atau mendapat kekageten, atau karena ada hukuman dari orang lain, melainkan lebih disebabkan oleh kesadaran diri, akan ketidakmampuannya dalam melakukan sesuatu secara sempurna.

Mungkin itulah, hikmah dari firman Allah Swt

( /2: 222)

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri. (Al-Baqarah/2:222)

Artinya, amalan istighfar kita, lebih disebabkan karena kita berharap mendapat Rahmat dan kasingsayang Allah Swt.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun