Nurulis
Nurulis Lainnya

Stay strong, never give up !!

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Baju Lebaran Baru Boleh, Menjadi Pribadi Baru Lebih Penting

17 April 2022   20:25 Diperbarui: 17 April 2022   20:39 1390
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Baju Lebaran Baru Boleh, Menjadi Pribadi Baru Lebih Penting
Ilustrasi : pinterest

"Hari ini seharusnya  lebih baik dari kemarin dan hari esok seharusnya  lebih baik dari hari ini ". Itulah orang yang beruntung.

"Udah dibelikan baju baru belum ?", Hmmm.... pertanyaan yang kerap kali ditujukan untuk anak kecil menjelang lebaran.  Aha.... Benarkah ?  Anak kecil saja atau yang dewasa juga? Tepatnya adalah dua-duanya.  

Baju baru saat lebaran, sudah menjadi suatu tradisi yang dilakukan semua orang. Enggak kecil enggak besar, tua muda selalu identik dengan baju baru begitu lebaran tiba. Kadang kala lebaran malah jadi trend fashion. Dibuktikan dengan penuhnya mall-mall dengan orang yang berburu baju lebaran.  

Kalau boleh dikatakan baju baru saat lebaran sih boleh saja, tapi menjadi pribadi yang baru lebih penting. Pribadi yang baru bagaimana ini maksudnya?  Of course, pribadi baru yang lebih baik,  lebih meningkat ketaqwaannya pada Allah. Lebih baik akhlaknya,  lebih stabil emosinya, intinya lebih baik dari yang sebelumnya.  Setuju nggak?  

Eitsss... Sorry, tapi sangat tidak dianjurkan berubah pasangan baru untuk yang sudah berpasangan. Suami baru atau istri baru?  Wadidaw.... bisa runyam urusan rumah tangga nanti.  Pasangan baru bagi yang jomlo, bolehlah,  lebih bagus malah. Baju baru, pribadi baru dan pasangan baru,  yang baik,  sholeh dan sholehah.  Almost perfect! 

Okay, back to topic !  

Selama sebulan, bulan Ramadhan penuh berkah,  di tempa dengan berbagai amalan dan kegiatan yang jelas saja jauh berbeda dari bulan biasa,  belajar menahan emosi, belajar untuk jujur,  belajar berbagi dan peduli sesama, belajar untuk menjadi lebih baik dari sebelas bulan sebelumnya. Sudah sepatutnya saat lebaran,  lahir sebagai pribadi yang baru, yang berbeda, yang lebih baik.  Someone different, someone better than before.  

Bulan puasa, yang tidak hanya menahan lapar dan dahaga,  tapi menahan segala nafsu yang tidak baik, diharapkan bisa membawa kita menjadi pribadi dengan performa baru,  akhlak dan kepribadian yang baru, yang  jauh lebih baik,  yang akan kita tuangkan dalam tingkah laku  terpuji selama sebelas bulan mendatang.  

Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga lebaran nanti bukan hanya baju kita saja yang baru,  tapi pribadi kita juga baru.  Pribadi yang lebih baik.  

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun