Haryadi Yansyah
Haryadi Yansyah Wiraswasta

ex-banker yang kini beralih profesi menjadi pedagang. Tukang protes pelayanan publik terutama di Palembang. Pecinta film dan buku. Blogger, tukang foto dan tukang jalan amatir yang memiliki banyak mimpi. | IG : @OmnduutX

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Saat Plot Twist Sebuah Iklan Ramadan Dapat Bikin Termehek-mehek

6 Mei 2020   11:21 Diperbarui: 6 Mei 2020   11:36 1452
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Saat Plot Twist Sebuah Iklan Ramadan Dapat Bikin Termehek-mehek
Potongan iklan favorit saya, sumber youtube Ramayana

Oke, bicara soal iklan, beberapa tahun belakangan banyak sekali ya iklan-iklan bertema ramadan yang menarik. Mengenai iklan berbentuk video misalnya, bisa dibilang Indonesia sedikit terlambat jika dibandingkan dengan Thailand yang sering membuat iklan inspiratif dengan plot twist yang bisa bikin mata sembab.

Nah, di Samber THR 2 tahun lalu saya sempat membahas sebuah iklan menarik dari negeri tetangga lainnya --Malaysia, yang berkisah tentang Si Buta dan Si Bisu yang ingin mudik lebaran. Iklannya bagus banget dan mengharukan. Dalam hati saya berucap, "duh Indonesia mestinya bisa bikin iklan kayak gini."

Eh suara hati saya mungkin didengar oleh para sineas tanah air haha. Jadilah tak lama kemudian muncul iklan-iklan produk Indonesia dengan kisah-kisah yang menarik. Ada yang lucu, aneh dan nyeleneh (tapi bikin ketawa), ada juga yang mengharukan.

Salah satu iklan mengharukan yang saya kenang itu iklan yang berjudul "Bahagianya adalah Bahagiaku" yang dibuat oleh salah satu gerai perbelanjaan yang berkisah tentang seorang ibu/nenek yang sekilas nampak cerewet mengomentari kebiasaan anak dan cucunya yang nggak menghormati Ramadan. Iklannya dapat dilihat di sini.


Nampak raut kesal di wajah mereka terutama si cucu. Sedangkan wajah anak dan menantunya nampak pasrah dan bingung mau berbuat apa hingga suatu hari sang ibu tak sengaja curi dengan saat sang anak berkata, "kita bawa saja, yuk?" dan dijawab, "kamu yakin?"

Adegan yang bikin saya degdegan. Sumber youtube Ramayana
Adegan yang bikin saya degdegan. Sumber youtube Ramayana
Sebagai penonton, saya sudah berfikir, "haaa bakalan dimasukin ke panti jompo ini mesti!" eh, tahunya menjelang akhir tayangan pahamlah bahwa sesuatu terjadi pada si ibu yang membuatnya bersikap seperti itu. Saya kalau nonton iklan ini basah! Iya, tepatnya di sudut-sudut mata ala termehek-mehek gitu, hehe, nggak sampe nangis banget sih, cuma terharu gitu. 

Ada banyak lagi iklan Ramadan yang bergaya sama. Sebagai penonton sih saya senang bahwa sineas semakin kreatif mengemas tayangan iklan sehingga pesan sponsornya terasa soft. Oke, ini iklan favorit saya. Iklan Ramadan favoritmu, apa?

Penulis bagian dari Kompal.
Penulis bagian dari Kompal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun