Masa muda aktif menggulingkan pemerintahan kapitalis-militeristik orde baru Soeharto. Bahagia sbg suami dgn tiga anak. Lulusan Terbaik Cumlaude Magister Adm. Publik Universitas Nasional. Secangkir kopi dan mendaki gunung. Fav quote: Jika takdir menghendakimu kalah, berikanlah dia perlawanan yang terbaik [William McFee].
Lebaran Minimalis dan Ekonomi Bangsa yang Tidak Baik-Baik Saja

Dalam Islam, kesederhanaan adalah ajaran yang sangat ditekankan.
Nabi Muhammad SAW pun hidup dalam kesederhanaan dan mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan, termasuk dalam perayaan hari besar.
Sebagai umat Muslim, kita diajarkan untuk menyeimbangkan antara kebahagiaan pribadi dan kepedulian terhadap orang lain, terlebih di tengah situasi ekonomi yang serba sulit.
Kondisi Ekonomi Indonesia dan Dampaknya pada Lebaran
Indonesia pada tahun 2025 menghadapi kondisi ekonomi yang sangat menantang. Inflasi yang tinggi, harga barang pokok yang tidak terkendali, serta semakin tingginya angka pengangguran menyebabkan sebagian besar masyarakat mengalami kesulitan.
Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada 2025 diperkirakan mencapai angka yang cukup tinggi, mengakibatkan daya beli masyarakat semakin menurun.
Hal ini sangat berdampak pada perayaan Lebaran, yang biasanya diisi dengan tradisi berkumpul keluarga, membeli pakaian baru, dan menyajikan hidangan mewah.
Namun, dengan kondisi yang demikian, banyak keluarga yang harus menyesuaikan anggaran mereka dan mencari alternatif untuk merayakan Lebaran tanpa terbebani oleh pengeluaran yang berlebihan.
Inilah saat yang tepat untuk menerapkan konsep Lebaran Minimalis. Dalam hal ini, kita tidak perlu menghabiskan uang untuk membeli pakaian baru atau mengadakan pesta besar.
Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat merayakan kemenangan dengan hati yang penuh syukur dan berbagi dengan sesama yang lebih membutuhkan.
Lebaran Sederhana yang Penuh Makna
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025