Arie Riandry
Arie Riandry Mahasiswa

Penulis Teks Komersil

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Puasa dan Kesalehan Sosial

25 Maret 2023   01:46 Diperbarui: 25 Maret 2023   02:13 416
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puasa dan Kesalehan Sosial
Sumber : masdik.com

Puasa merupakan salah satu ibadah yang tidak hanya memiliki makna spiritual, namun juga memiliki dampak positif dalam kehidupan sosial kita. Puasa mengajarkan kita untuk meningkatkan kesalehan sosial, yaitu sikap yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan terhadap sesama.

Dalam menjalankan ibadah puasa, kita diajarkan untuk menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa, termasuk makanan dan minuman. Namun, selain itu kita juga diajarkan untuk menahan diri dari perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Misalnya, menahan diri dari mengumpat, memfitnah, atau berbuat curang.

Dalam puasa, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap kebutuhan dan kepentingan orang lain. Kita belajar untuk menghargai waktu dan kesibukan orang lain, serta tidak mengganggu aktivitas orang lain dengan perilaku yang tidak baik.

Puasa juga mengajarkan kita untuk berempati terhadap orang lain, terutama mereka yang membutuhkan. Dalam berpuasa, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap kondisi orang-orang yang kurang beruntung, dan memberikan bantuan atau sedekah bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam menjalankan puasa, kita juga diajarkan untuk meningkatkan kerjasama dan kebersamaan dengan sesama. Puasa mengajarkan kita untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain, serta memperkuat tali silaturahmi dengan keluarga dan kerabat.

Selain itu, puasa juga mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan menghindari konflik. Dalam berpuasa, kita diajarkan untuk lebih menghargai perbedaan agama, budaya, dan pendapat, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik atau permusuhan antar sesama.

Dalam hal ini, puasa menjadi sebuah sarana untuk meningkatkan kesalehan sosial, yaitu sikap yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, kebaikan, dan keadilan terhadap sesama. Dalam menjalankan puasa, kita diajarkan untuk berpikir dan bertindak dengan lebih bijak dan bermartabat, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sosial yang positif.

Oleh karena itu, marilah kita menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, serta dengan mengedepankan sikap yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebaikan terhadap sesama. Dengan begitu, kita dapat menjadi sosok yang lebih saleh, baik secara spiritual maupun sosial, dan memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan kita dan orang lain.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun