Arie Riandry
Arie Riandry Mahasiswa

Penulis Teks Komersil

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Meraih Keseimbangan Jiwa dan Raga Melalui Puasa

25 Maret 2023   04:15 Diperbarui: 25 Maret 2023   04:27 474
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Meraih Keseimbangan Jiwa dan Raga Melalui Puasa
Sumber : CNN Indonesia

Puasa merupakan sebuah kegiatan yang dijalankan oleh umat Muslim selama bulan Ramadan dengan menahan diri dari makan, minum, dan perilaku buruk dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Selain sebagai kewajiban agama, puasa juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dalam tulisanini, akan dibahas tentang meraih keseimbangan jiwa dan raga melalui puasa.

Keseimbangan jiwa dan raga sangat penting untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan optimal. Terkadang, kita merasa lelah, stres, atau tidak seimbang dalam menjalankan aktivitas, baik di tempat kerja atau di lingkungan sosial. Puasa dapat membantu kita untuk mencapai keseimbangan tersebut.

Pada saat puasa, tubuh akan menahan diri dari makanan dan minuman selama sekitar 14 jam. Namun, hal tersebut tidak membuat tubuh kita menjadi lemah atau kekurangan nutrisi, karena selama berbuka puasa, kita diharapkan mengonsumsi makanan dan minuman yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Selain itu, puasa juga dapat membantu membersihkan racun dalam tubuh. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat, serta paparan polusi dan zat-zat berbahaya lainnya, dapat menyebabkan racun menumpuk dalam tubuh kita. Puasa dapat membantu membersihkan racun tersebut dan memperbaiki kesehatan tubuh.

Puasa juga dapat membantu meraih keseimbangan jiwa. Selama berpuasa, kita diharapkan menahan diri dari perilaku buruk seperti berbicara kasar atau memaki, berbohong, serta melakukan perbuatan yang tidak baik. Hal ini dapat membantu kita untuk lebih berpikir positif dan menenangkan diri dalam menghadapi situasi yang sulit. Selain itu, kita juga diharapkan untuk meningkatkan aktivitas ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran, dan berdoa. Aktivitas ini dapat membantu kita untuk lebih fokus dan tenang dalam menghadapi masalah.

Dalam Islam, puasa dianggap sebagai sarana untuk mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Kita diharapkan untuk mengendalikan nafsu dan mengarahkannya ke hal-hal yang lebih baik seperti meningkatkan keimanan dan amal ibadah. Dengan demikian, puasa dapat membantu kita untuk mencapai keseimbangan jiwa dan raga serta meningkatkan spiritualitas kita.

Dalam kesimpulan, puasa memiliki manfaat yang tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik tetapi juga keseimbangan jiwa dan raga. Selain sebagai kewajiban agama, puasa dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hidup kita dalam berbagai aspek. Dengan menjalankan puasa dengan benar, kita dapat meraih keseimbangan jiwa dan raga serta meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun