Ridha A Rahmi
Ridha A Rahmi Lainnya

Working on my masterpiece https://linktr.ee/bibisi

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Merindukan Masjid Nabawi

30 April 2020   10:47 Diperbarui: 30 April 2020   11:09 1990
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Merindukan Masjid Nabawi
dokumen pribadi

Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun semasa Nabi Muhammad berlokasi di Madinah, Arab Saudi. Kota Madinah menjadi salah satu kota yang ramai dikunjungi umat Muslim yang tengah melaksanakan ibadah haji atau umrah. 

Selain Ka'bah, yang menjadi kiblat umat Muslim dalam beribadah, masjid ini berhasil merebut hati Saya dan selalu membuat rindu ingin kembali ke tanah suci. Masjid dibangun dengan arsitektur dan teknologi canggih. 

Desain dari masjid menunjukkan kemegahan di setiap sisi bangunan, mulai dari interior hingga bagian luar. Pintu, dinding, atap dan lantai masjid ini dipenuhi ornamen yang dapat memanjakan mata. Keindahan yang dimiliki oleh Masjid Nabawi sulit diungkapkan dengan kata-kata. 

Interior Masjid Nabawi (Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR))
Interior Masjid Nabawi (Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR))
Atap Masjid Nabawi (Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR))
Atap Masjid Nabawi (Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR))
Selain keindahan ornamen yang dimiliki, kecanggihan teknologi juga dapat dilihat saat atap masjid serta kanopi di bagian pelataran masjid dibuka dan ditutup secara otomatis. Teknologi dan alat yang ada seperti kanopi, pengeras suara dan pendingin ruangan membuat rumah ibadah menjadi semakin nyaman sehingga enggan beranjak. 

Suasana khusyuk dan khidmat solat terasa di sela-sela keharuan dan kebahagiaan dapat menginjakkan kaki di tanah suci. Saya yang memiliki alergi terhadap bulu karpet tidak mengalami kendala menghabiskan waktu di Masjid Nabawi, karena secara rutin petugas akan memastikan kebersihan dan kenyaman rumah ibadah.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Masjid ini tidak pernah sepi, selalu ramai dikunjungi oleh jamaah yang ingin berdoa dan berserah diri. Saat adzan berkumandang jamaah berbondong-bondong menuju masjid agar dapat melakukan solat sunah dan mengikuti solat berjamaah. Di sela waktu juga dapat menyempatkan diri ke Raudhah dan makam Rasulullah serta menikmati minum air zam-zam setiap harinya.

dokumen pribadi
dokumen pribadi
Sedih rasanya saat melihat berita terkait wabah COVID-19 dan berdampak pada pembatasan jumlah jamaah di masjid. Terngiang keramaian dan kebersamaan jamaah di Masjid Nabawi. Aktivitas masjid di bulan Ramadan yang biasa diramaikan oleh jamaah yang ingin mengaji, solat tarawih dan itikaf menjadi harus dibatasi. 

Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Sumber: Dokumentasi Pribadi (RAR)
Umat muslim dihimbau untuk tidak terburu-buru untuk membuka Masjid Nabawi di tengah upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Insha Allah keadaan dapat kembali normal dan kita dapat kembali berkumpul bersama di rumah Allah untuk berdoa dan memohon ampun.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun