Rizky Hidayat
Rizky Hidayat Ilustrator

Ghostwriter

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Connecting Happiness IPM Krian, dari Pelajar untuk Kesejahteraan Sosial

8 Mei 2020   23:45 Diperbarui: 8 Mei 2020   23:43 381
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Connecting Happiness IPM Krian, dari Pelajar untuk Kesejahteraan Sosial
Connecting Happiness, aksi menebar kebaikan ala kami IPM Krian. | Foto: Thoriqul Aslam/Dokpri.

Sidoarjo - Sejak merebaknya wabah pandemi covid19, bisa dipastikan hampir seluruh aktivitas yang dilakukan oleh segenap masyarakat di Indonesia (bahkan masyarakat global) terbatasi. Mulai dari bekerja, belajar serta kegiatan-kegiatan lainnya yang bersifat umum hampir semuanya terbatasi saat ini.

Bukan tanpa alasan, pembatasan yang demikian juga sebagai langkah preventif guna menanggulangi penyebaran virus covid19. Namun, dalam skala yang lebih dalam, pembatasan kegiatan juga dipandang mengalami pasang surut dalam pemberlakuannya. Terlebih jika ditinjau dari segi kesejahteraan sosial.

Maka berangkat dari problematika ini, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Krian untuk berinisiasi melakukan gerakan preventif guna menanggulangi penyebaran sekaligus menebar kebaikan lewat kegiatan sosial. Gerakannya terbilang sederhana, namun atas izin Allah mudah-mudahan efektif dan tepat sasaran.

Bentuk kegiatan beragam, mulai dari penyemprotan desinfektan, edukasi masyarakat hingga memberi bingkisan kepada warga di Kecamatan Krian, Sidoarjo. Tercatat kegiatan sudah berjalan sejak sebelum Ramadan hingga sampai hari ini (8/5/2020). Dan bahkan, akan terus berjalan sampai kondisi membaik.

Salah satu dokumentasi kegiatan penyemprotan desinfektan yang kami lakukan di Masjid dan Musholla. | Foto: Thoriqul Aslam/dokpri.
Salah satu dokumentasi kegiatan penyemprotan desinfektan yang kami lakukan di Masjid dan Musholla. | Foto: Thoriqul Aslam/dokpri.

Beberapa warga juga menyambut baik kegiatan ini. Salah satunya datang dari pendapat Pak Nurcholis, salah satu warga yang juga menjabat sebagai Ta'mir Musholla yang dibantu penyemprotan disenfektan di Mushollanya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sangat berterimakasih, meskipun masih muda sudah berani bergerak untuk kebaikan, mudah-mudahan kebaikannya dibalas oleh Allah Swt. dengan berlipat ganda.

Tak hanya melakukan aksi penyemprotan di tempat ibadah, kami juga membagikan bingkisan sembako kepada warga terdampak. | Foto: Thoriqul Aslam/Dokpri.
Tak hanya melakukan aksi penyemprotan di tempat ibadah, kami juga membagikan bingkisan sembako kepada warga terdampak. | Foto: Thoriqul Aslam/Dokpri.

Mudah-mudahan segala bentuk kegiatan sosial ini dapat menjadi satu langkah preventif serta konkrit dalam menyejahterakan umat dan bangsa. Bahkan menjadi oase ditengah tandusnya kebaikan atau connecting happiness ditengah keterbatasan dan ketidakpastian selama pagebluk di bulan Ramadan tahun 2020 ini.

Selamat menjalankan ibadah puasa. Selalu bersyukur apapun keadaannya. Dan salam berkemajuan. (rh/thoriq/cacak/ipm krian)

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun