Siska Fajarrany
Siska Fajarrany Penulis

Suka menulis.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Tingkatkan Percaya Diri dengan Menjaga Kesehatan Mulut di Bulan Puasa

28 Maret 2024   22:09 Diperbarui: 31 Maret 2024   10:25 815
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tingkatkan Percaya Diri dengan Menjaga Kesehatan Mulut di Bulan Puasa
Ilustrasi menyikat gigi untuk menjaga kesehatan gigi. (Sumber: kompas.com)

Gunakan sikat gigi yang nyaman dipakai. Sikat bulu yang tidak kasar dengan bentuk yang menyesuaikan dengan pola gigi kita. Rutin untuk mengganti sikat gigi jika memang sudah tidak nyaman digunakan.

Simpan sikat gigi di tempat yang aman dan tidak terkena debu atau terjamah partikel-partikel yang menjadikannya sebagai sarang bakteri.

Pilihlah pasta gigi yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan gigi. Misalnya untuk gigi berlubang, maka pilihlah pasta gigi yang memberikan perlindungan untuk gigi berlubang. Begitupula untuk gigi sensitif ataupun gigi yang menguning.

Pastikan saat menggosok gigi, seluruh area gigi dan mulut dibersihkan. Termasuk area lidah juga harus disikat.

Ilustrasi sikat gigi dan pasta gigi. (Sumber: UNSPLASH/NIK via kompas.com) 
Ilustrasi sikat gigi dan pasta gigi. (Sumber: UNSPLASH/NIK via kompas.com) 

Kedua, setelah menggosok gigi, lengkapi dengan berkumur-kumur menggunakan obat kumur. Obat kumur memberikan kesegaran pada mulut sekaligus napas mulut akan tercium segar.

Ketiga, perbanyak mengkonsumsi air putih, buah-buahan, dan sayuran saat berbuka. Hindari makan atau minum yang meninggalkan bau mulut tidak sedap. Seperti sejenis bawang, petai, jengkol dan sebagainya.

Terkahir, mengurangi kebiasaan merokok. Apa salahnya untuk perlahan berpuasa dulu dari kebiasaan merokok. Meskipun sudah waktunya buka puasa. Selain demi kesehatan mulut, tentunya untuk kesehatan tubuh agar terhindar dari efek buruk rokok.

Ilustrasi menggunakan mouthwash atau obat kumur. (Sumber: FREEPIK via kompas.com) 
Ilustrasi menggunakan mouthwash atau obat kumur. (Sumber: FREEPIK via kompas.com) 

Secara keselurahan, itulah kiat yang penulis praktikan sendiri dalam menjaga kesehatan mulut di bulan suci Ramadan. Dengan begitu, puasa tetap lancar dan kesehatan mulut juga terjamin.

Apalagi dalam sehari-hari, penulis memang bekerja dengan bertumpu pada suara. Berinteraksi dengan mahasiswa. Menyampaikan dan menjelaskan materi kepada mahasiswa saat jam mata kuliah berlangsung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun