Sutiono Gunadi
Sutiono Gunadi Purna tugas

Born in Semarang, travel-food-hotel writer. Movies, ICT, Environment and HIV/AIDS observer. Email : sutiono2000@yahoo.com, Trip Advisor Level 6 Contributor.

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Mengenal 4 Hukum Sedekah

27 April 2022   08:00 Diperbarui: 27 April 2022   08:07 552
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mengenal 4 Hukum Sedekah
Sedekah (sumber: pikiran-rakyat.com)

Sedekah atau sadaqah adalah perbuatan yang dianjurkan kepada umat Islam. Pengertian sedekah ini lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Sedekah tidak hanya memberikan sebagian harta, namun sedekah mencakup semua perbuatan baik. Dalam hadits dijelaskan bahwa sedekah meliputi barang, termasuk uang, tenaga, nasehat bahkan senyum.

Saat bersedekah tidak perlu secara pamer, artinya dengan cara mengatakan kepada banyak orang atau menunjukkan kepada banyak orwng. Bahkan dalam surat Al Baqarab ayat 271 disebutkan:

"Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. dan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan".

Jadi, bila kita memberikan sedekah dengan mengharapkan pahala dari Allah, maka Allah akan membalasnya berlipat-lipat. Itulah sebabnya umat Islam dianjurkan untuk bersedekah.

Namun sedekah sendiri mengenal 4 hukum, yakni:

1. Sunnah

Umat Islam dianjurkan untuk bersedekah. Artinya boleh dilakukan dan boleh tidak. Sifatnya hanya anjuran.

2.Wajib

Namun ada kalanya sedekah disebutkan hukumnya wajib, bila kita menjumpai orang yang membutuhkan. Misal, kita melihat orang yang kelaparan, maka kita wajib memberinya makan, melihat orang kehausan, wajib memberinya minum. Atau melihat orang yang kesulitan mengangkat sebuah benda, maka kita wajib menolongnya, dengan menyediakan tenaga yang kita miliki.

3. Haram

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun