Ragu Theodolfi
Ragu Theodolfi Lainnya

Happiness never decreases by being shared

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Momen Lebaran Tiba, Jangan Biarkan BB Naik!

31 Maret 2025   15:17 Diperbarui: 31 Maret 2025   17:59 352
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Momen Lebaran Tiba, Jangan Biarkan BB Naik!
Ilustrasi bersilaturahmi saat Lebaran (Foto : AhmadArdity/Pixabay)

Berbagai hidangan khas Lebaran, mengandung tinggi kalori, lemak, dan gula. Opor ayam dan rendang misalnya, kaya akan santan dan minyak, sementara aneka kue kering serta minuman manis menyumbang jumlah gula yang cukup besar. 

Tak hanya soal angka di timbangan, asupan kalori berlebih bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Bila tidak diimbangi dengan berolahraga, maka kalori yang masuk tadi sulit untuk terbakar dan tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak, dan buntutnya bisa memicu berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes.

Minuman ringan (Foto : bridgesward/Pixabay.com)
Minuman ringan (Foto : bridgesward/Pixabay.com)

Kamu cuma butuh prioritas

Tak perlu cemas berlebihan dengan timbangan yang terus bergeser naik. Bukan berarti tidak boleh makan di momen istimewa seperti ini. Nanti dikira sombong, lagi. Kamu cuma butuh buat prioritas untuk diri sendiri. 

Prioritas pada porsi kecil alias makan secukupnya. Opor, rendang, dan gulai memang menggoda, tapi jangan tergoda untuk mengambil porsi besar sekaligus. Ambil sedikit saja dari setiap hidangan agar tetap bisa mencicipi semuanya tanpa berlebihan. 

Prioritaskan protein dan serat yang membantu membuatmu kenyang lebih lama dan pastinya mencegah ngemil berlebihan, seperti ayam tanpa kulit atau tahu-tempe dan sayuran dengan kandungan serat yang tinggi. 

Ganti cemilanmu dengan potongan buah atau buah segar lainnya yang lebih sehat, serta batasi agar tidak ngemil berlebihan. Tiga potong nastar kesayangan, diperkirakan menyumbang 135 kalori, loh! Bisa dibayangkan kalau satu toples masuk semua dalam perut kan?

Tetap berolahraga atau aktivitas fisi saat Lebaran (Foto : Endho/Pixabay)
Tetap berolahraga atau aktivitas fisi saat Lebaran (Foto : Endho/Pixabay)

Prioritas pada minuman tanpa gula, seperti air putih, infused water atau kelapa muda tanpa tambahan sirup. 

Jadikan olahraga sebagai prioritas. Lebaran bukanlah momen rebahan sepanjang hari, lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki atau olahraga lainnya bersama orang tercinta, untuk membakar kalori dan juga menjalin silaturahmi.

Pastikan untuk mendapatkan tidur yang cukup. Tubuh bukanlah mesin yang bisa dipaksa. Tubuh perlu istirahat untuk memperbaiki dirinya, termasuk menjaga ritme metabolisme

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun