Her Wanto
Her Wanto Administrasi

Eska Unggul Indonesia

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Undangan Halalbihalal dan Makan Bersama Sepi di Lebaran Tahun 1441 H

26 Mei 2020   10:32 Diperbarui: 26 Mei 2020   10:29 505
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Undangan Halalbihalal dan Makan Bersama Sepi di Lebaran Tahun 1441 H
Dok. WAG Romli (istimewa)

Beberapa kegiatan yang lazimnya dilaksanakan saat Lebaran Idul Fitri seperti Sholat Ied, Silahturahmi tatap muka, mudik, makan bersama, Halal Bi Halal dan lainnya, tidak dilakukan karena mengingat Indonesia masih dalam masa pandemi. Himbauan Social atau Physical Distancing lambat laun didengar dan dilaksanakan oleh masyarakat, walaupun masih banyak yang melanggarnya. Tapi setidaknya itu sangat terlihat pada perayaan Hari Kemenangan Umat Islam, yaitu Idul Fitri.

Pemerintah mengadakan rapat dengan tokoh agama mengenai protokol penanganan Covid-19 saat lebaran. Beberapa hasilnya adalah tidak mengadakan sholat Ied dalam jumlah besar (sholat Ied dengan protokol ketat), silahturahmi virtual alias jarak jauh dengan menggunakan telepon, tidak boleh mengadakan Halal Bi Halal dan lainnya

Ditulisan kemarin dengan judul Terpaksa Pasang Tulisan Tidak Terima Tamu, dipasang Depan Rumah. Mengulas bagaimana silahturahmi yang biasanya tatap muka atau saling mengunjungi tapi sekarang tidak diperkenankan. Sekarang yang ramai lagi, tidak boleh mengadakan kegiatan Halal Bi Halal karena berpotensi mengumpulkan masa dalam jumlah banyak.

Penulis sendiri biasanya ditahun-tahun sebelumnya, banyak sekali menerima undangan makan bersama dan Halal Bi Halal, tapi tahun ini tidak ada. Sebagian anak muda mungkin banyak yang kecewa, karena ini adalah momen yang sangat dinantikan tiap tahunnya. Bagaimana tidak di momen yang biasanya berkumpul masa dalam jumlah banyak ini, bagi kaula muda ada yang mendapatkan cintanya diajang tersebut.

Halal Bi halal biasanya menjadi ajang saling kenal dan bahkan sebagai ajang menemukan jodoh, dan itu terjadi bagi sebagian orang. Anak muda yang malu keluar rumah dihari-hari biasa, tapi saat Halal Bi Halal mereka seperti menemukan semangat atau kekuatan kuat untuk bergabung. Banyak si cantik dan si ganteng yang mulai berkenalan diajang tersebut. Maka momen itu yang paling dinantikan oleh kaum muda.

Tapi tahun ini mereka harus melapangkan dada, tidak menggelar acara tersebut. Pandemi memang merubah semua kebiasaan yang ada, tapi mari kita ambil hikmah dibalik semua ini. Mungkin ini saatnya semua orang melek teknologi, siapa yang bisa menyesuaikan diri maka dialah pemenangnya. Mari kita semua mulai belajar agar silahturahmi kita tetap bisa berjalan walaupun berjauhan.

Tak lupa penulis selalu mengingatkan tetap di rumah saja, jaga jarak aman, pakai masker saat keluar rumah, makan-makanan bergizi, cuci tangan pakai sabun dan hindari kerumunan banyak orang. Semoga kita semua selamat dan bisa berjumpa kembali lebaran tahun berikutnya. Amiin

KBC-04

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun