Ujang Rohimat
Ujang Rohimat Administrasi

Suka menulis, suka semua seni, seorang pemimpi akan masa depan yang menjadi kenyataan

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Pakaian Tarawih

10 April 2023   13:57 Diperbarui: 10 April 2023   13:56 301
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pakaian Tarawih
(Sumber Foto : Pixabay.com)

                

                  Pakaian Tarawih adalah gaya pakaian khas yang dikenakan umat Islam saat melakukan sholat Tarawih selama bulan suci Ramadhan. Pakaian ini tidak hanya sederhana tetapi juga nyaman sehingga umat Islam dapat beribadah tanpa gangguan. Pakaian adat Tarawih terdiri dari tunik panjang atau kaftan, dipadukan dengan celana panjang atau piyama. Namun, pakaian ini telah berevolusi dari waktu ke waktu, dan sekarang hadir dalam berbagai gaya dan desain untuk memenuhi budaya dan preferensi yang berbeda.

                   Busana Tarawih menampilkan penampilan yang bersahaja dan konservatif yang menganut ajaran Islam. Wanita biasanya mengenakan tunik panjang yang longgar atau gaun maxi yang menutupi lengan dan kaki mereka. Busana ini dilengkapi dengan hijab atau kerudung yang menutupi rambut dan leher. Pria, sebaliknya, mengenakan tunik atau kaftan panjang yang jatuh di bawah lutut, dipadukan dengan celana panjang atau piyama. Busana ini biasanya terbuat dari bahan yang ringan seperti katun, linen atau sutra agar pemakainya tetap nyaman selama sholat.

                   Selain nilai religi, Busana Tarawih juga memiliki makna budaya. Desain dan gaya pakaian ini mencerminkan tradisi dan estetika budaya setempat. Di Timur Tengah, pakaian Tarawih mencakup pola sulaman, hiasan yang rumit, dan motif tradisional Arab. Di Asia Selatan, Pakaian Taraweh terdiri dari warna-warna cerah, sulaman detail, dan pengerjaan benang emas atau perak, yang mencerminkan semangat budaya daerah tersebut.

                   Salah satu manfaat signifikan dari mengenakan Busana Tarawih adalah rasa persatuan dan rasa memiliki yang dibawanya. Pakaian ini menyatukan umat Islam di seluruh dunia selama bulan suci Ramadhan. Umat Islam merasakan persaudaraan dan persaudaraan saat melakukan sholat Tarawih, mengenakan pakaian yang sama. Ini juga mempromosikan rasa disiplin dan ketertiban di kalangan umat Islam, karena mereka semua mengenakan pakaian yang sama, menandakan status yang sama di hadapan Allah.

                  Dengan demikian, pakaian tarawih adalah gaya pakaian yang unik dan khas yang dikenakan umat Islam saat melakukan sholat Tarawih di bulan Ramadhan. Pakaian ini mewakili nilai-nilai Islam, kesopanan, dan tradisi budaya. Ini memberikan rasa persatuan dan milik Muslim di seluruh dunia, mempromosikan disiplin dan ketertiban di antara mereka.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun