Seekor mahasiswa perantauan di Yogyakarta yang aktif membahas seputar kehidupan di Yogyakarta, berbagai permasalahan sosial, tren viral seputar game dan film, sejarah, serta kisah cinta yang paling mendalami peran.
Lebaran Minimalis, Menemukan Makna di Balik Sederhana dan Penuh Kebahagiaan

Lebaran ini mungkin enggak ada pesta besar, tapi ada canda tawa, ada kehangatan keluarga, ada momen-momen kecil yang bikin hati terasa damai. Bahkan, dalam kesederhanaan, kita bisa lebih mensyukuri hal-hal yang selama ini sering kita anggap biasa.
Jadi, buat kalian yang juga merayakan Lebaran dengan sederhana, jangan khawatir. Justru dalam kesederhanaan, ada kebahagiaan yang lebih tulus. Yang penting, jangan lupa salam-salaman, minta maaf ke keluarga, teman, dan tetangga. Dan kalau ada THR lebih, boleh lah ya disisihkan buat yang butuh… atau buat aku juga boleh, hehe.
Sekarang, setelah merayakan kemenangan ini, mari kita tetap menjaga semangat Ramadan di hari-hari berikutnya. Jadikan Ramadan bukan sekadar momen sesaat, tapi sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita persiapkan diri untuk Ramadan tahun depan, agar bisa menyambutnya dengan hati yang lebih bersih, ibadah yang lebih baik, dan tekad yang lebih kuat.
Selamat Lebaran, selamat hari kemenangan! Semoga Allah selalu melindungi kita, memberikan keberkahan dalam setiap langkah kita, dan mempertemukan kita lagi dengan Ramadan yang lebih indah tahun depan.
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025