Apriani Dinni
Apriani Dinni Guru

Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN

Berolahraga Selama Puasa? Kenapa Tidak?

10 Mei 2020   19:14 Diperbarui: 10 Mei 2020   19:08 265
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Berolahraga Selama Puasa? Kenapa Tidak?
PhotoGrid dok ADSN1919


Seperti kita ketahui pengertian dari puasa adalah  menahan diri dari makan, minum serta segala sesuatu yang bisa membatalkannya, sejak dari terbit fajar sampai terbenam matahari dengan niat mendekatkan diri pada Allah SWT.

Sedangkan Olahraga merupakan kebutuhan pokok manusia. Karena dengan olahraga secara teratur, maka akan meningkatkan kebugaran, meningkatkan stamina tubuh, menumbuhkan rasa percaya diri, menguatkan daya ingat, mengurangi stress, mempelancar peredaran darah dan lain sebagainya.

Selama menjalankan puasa aktivitas kita sedikit terbatas. Bukan berarti kita mengisi waktu dengan tidur atau rebahan dan  bermalas-malasan. Karena kita harus tetap berolahraga dan bergerak, hanya waktu dan durasi olahraga kita kurangi.

Biasanya sebelum bulan  puasa saya  sering melakukan olahraga di Stadion Bima yang berjarak kurang lebih 500 M dari rumah, dan rutin setiap hari Sabtu dan hari  Minggu, saya memilih olahraga  pagi hari ketika udara masih segar dan setelah olahraga saya biasa mencari kuliner, karena setiap hari Minggu Stadion Bima ramai oleh para pedagang, dari makanan, pakaian, alat rumahtangga, mainan dan barang elektronik kadang ada juga di sana. Tapi selama bulan puasa saya lebih  memilih olahraga ringan pada sore hari sambil ngabuburit, biasanya saya melakukan olahraga ringan seperti joging, jalan, lari-lari kecil,  dan bersepeda sambil mencari kudapan untuk berbuka puasa.

Saya juga sering melakukan senam di rumah setelah melaksanakan shalat tarawih, seperti Yoga, Zumba, Senam Jantung Sehat, Senam Tera dan lain-lain dengan panduan instruktur di YouTube.

Tidak dapat  dipungkiri selama puasa kita sering makan dan minum yang manis-manis, bisa dibayangkan jika tidak diiringi olahraga, maka penyakit bisa berdatangan.

Tapi harus diingat selama Pandemi Covid-19 dan kita tidak bisa bebas beraktivitas diluar, saya lebih memilih olahraga di rumah dan jika harus olahraga diluar, saya memilih olahraga jalan kaki keliling komplek dengan tetap   memakai masker, setelah sampai di rumah,  saya  langsung mandi dan pakaian masuk mesin cuci.

Olahraga selama bulan puasa memang terdengar aneh bagaimana tidak, disaat perut menahan lapar tapi tubuh kita dipaksa harus berolahraga.

Padahal berolahraga disaat puasa sangat baik untuk tubuh dan sangat dianjurkan. Sebelum berolahraga kita harus mengetahui waktu yang tepat untuk olahraga dan olahraga apa saja yang aman untuk dilakukan selama bulan Ramadhan.

Waktu yang dianjurkan untuk olahraga

1. Sebelum  Sahur, sekitar setengah jam sebelum sahur, sebelum memulai olahraga minumlah air putih yang banyak  supaya tubuh tidak kekurangan cairan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun