Aris Heru Utomo
Aris Heru Utomo Diplomat

Penulis buku Bola Bundar Bulat Bisnis dan Politik dari Piala Dunia di Qatar, Cerita Pancasila dari Pinggiran Istana, Antologi Kutunggu Jandamu. Menulis lewat blog sejak 2006 dan akan terus menulis untuk mencoba mengikat makna, melawan lupa, dan berbagi inspirasi lewat tulisan. Pendiri dan Ketua Komunitas Blogger Bekasi serta deklarator dan pendiri Komunitas Blogger ASEAN. Blog personal: http://arisheruutomo.com. http://kompasiana.com/arisheruutomo

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Artikel Utama

Lebaran di Wisma Konsul RI Pengganti Mudik Masyarakat Indonesia di Tawau

1 April 2025   11:16 Diperbarui: 1 April 2025   13:56 373
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lebaran di Wisma Konsul RI Pengganti Mudik Masyarakat Indonesia di Tawau
Sebagian suasana Rumah Terbuka di Tawau tahun 2025, Sumber foto: Dokpri Aris Heru Utomo

Untuk memberi kesempatan para tamu untuk menikmati sajian kuliner khas Indonesia, selain di ruang makan wisma, hidangan juga disiapkan di tiga buah tenda yang didirikan di halaman wisma.

Ketika ditanyakan alasan menyediakan sajian khas Indonesia di hari Lebaran, Konsul RI Tawau menyampaikan bahwa menu-menu tersebut sangat dekat dengan budaya masyarakat Indonesia. Lontong, ketupat, opor ayam dan sebagainya merupakan kuliner yang akrab dengan masyarakat Indonesia, terutama saat hari Lebaran.

Dengan menghadirkan kuliner lebaran khas Indonesia di hari Lebaran, ia ingin menghadirkan suasana kampung halaman Indonesia, sehingga masyarakat Indonesia yang hadir seperti merasa pulang kampung, berada di rumah sendiri. Sementara tamu-tamu warga Malaysia bisa lebih mengenal berbagai kuliner Indonesia.

Suasana penuh kehangatan, keakraban, kegembiraan dan kebersamaan menyelimuti pelaksanaan rumah terbuka. Para tamu tampak menggunakan momen hari Lebaran untuk bersilahturahmi dengan sesama anggota masyarakat Indonesia di rantau. Perbincangan menarik tentang berbagai hal antara di antara para tamu pun berlangsung di ruang tamu dan di seputar meja makan di dalam wisma ataupun di halaman wisma di bawah tenda,

Salah seorang anggota Masyarakat Indonesia yang hadir di kegiatan Rumah Terbuka menyatakan kegembiraannya bisa hadir di Wisma Konsul RI. Baginya, hadir di kegiatan Rumah Terbuka serasa mudik atau pulang kampung, terlebih sudah lebih dari enam tahun dirinya tidak mudik ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan. Di Rumah Terbuka, ia bisa bertemu dengan keluarga besar masyarakat Indonesia dalam sekali kesempatan. Selain itu bisa menikmati menikmati sajian kuliner khas hari Lebaran.

"Karena satu dan lain hal, sudah lebih dari enam tahun, saya tidak mudik ke kampung halaman di Sulawesi Selatan. Sehingga dengan datang ke Rumah Terbuka di Wisma Konsul RI, setidaknya saya dapat mengurangi kerinduan akan keluarga dan kampung halaman," ujar seorang anggota masyarakat Indonesia yang hadir pada kegiatan rumah terbuka.

"Sebenarnya, berkat kemajuan teknologi informasi, saya bisa melakukan video call dan bertatap muka dengan keluarga di kampung, tetapi pertemuan tatap muka langsung terasa lebih membahagiakan, selain mengurangi kerinduan akan kuliner khas kampung halaman" tambahnya

Benar sekali, kesempatan Hari Raya Idul Fitri merupakan kesempatan yang baik untuk saling bertemu dengan semangat baru usai menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan kesempatan untuk mudik bagi sebagian anggota masyarakat Indonesia, meskipun sebatas mudik ke Wisma Konsul RI. ***

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun