Casmudi
Casmudi Full Time Blogger

Travel and Lifestyle Blogger I Kompasianer Bali I Danone Blogger Academy 3 I Finalis Bisnis Indonesia Writing Contest 2015 dan 2019 I Netizen MPR 2018

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Gote Yam Subasa, Menu Santap Sahur yang #AntiRibet

13 Mei 2019   05:14 Diperbarui: 13 Mei 2019   05:43 27
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gote Yam Subasa, Menu Santap Sahur yang #AntiRibet
Gote Yam Subasa, menu saat sahur yang #AntiRibet (Sumber: dokumen pribadi)


   
Asiknya orang yang sedang berpuasa adalah saat melakukan acara berbuka puasa. Juga, tidak melewatkan untuk melakukan santap ssahur. Rangkaian yang menjadi cirri khas orang berpuasa di bulan Ramadhan.

Khususnya, santap sahur sangat direkomendasikan untuk dilakukan orang yang sedang berpuasa. Perlu diketahui bahwa perbedaan mencolok ibadah puasa umat Islam dengan puasa umat lainnya  adalah SAHUR. Oleh karena itu, sahur sudah menjadi ciri khas ibadah puasanya bagi orang-orang yang beriman.  

Berkah Sahur

Masalah sahur ada di dalam Q.S. Al Baqarah : 187 yang artinya: "... dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar ...". Jadi, sahur  begitu menarik untuk dibicarakan.

Bukan itu saja, melakukan santap sahur bagi orang yang hendak berpuasa memberikan banyak keberkahan. Hal ini telah diriwayatkan oleh perawi shohih Anas bin Malik RA yang berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, "bersahurlah kalian karena dalam sahur ada keberkahan".  
Hal tersebut memberikan penegasan bahwa dengan melakukan santap sahur, banyak berkah yang bisa diperoleh orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. Lantas, apa yang bisa dimaksud berkah bagi orang yang melakukan puasa?

Keberkahan yang bisa diperoleh sat melakukan santap ssahur di antaranya:

Meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan melaksanakan ibadah. Untuk bisa beribadah dengan baik maka perlu tenaga yang cukup di siang hari. Oleh karena itu, dengan sahur maka ibadah akan menjadi tenang.

Menghilangkan akhlaq tercela yang diakibatkan dari rasa lapar. Orang yang lapar biasanya banyak berpikiran negatif atau tercela. Sahur bisa menekan rasa lapar yang kuat saat bulan puasa.  

Semangat dan tenang dalam menjalankan puasa berpuasa. Sahur memberikan kesehatan tubuh yang baik. Tentu, bisa menjalankan ibadah dengan tenang.

Menjalankan sunah Rasulullah SAW. Menjalankan ibadah apa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Bangun di penghujung malam dan menggunakannya untuk berzikir. Orang yang sahur tentu akan bangun di penghujung malam. Waktu senggangnya bisa digunakan untuk beribadah seperti sholat malam dan membaca Al Qur'an.

Bisa shalat subuh berjamaah menjadi yang utama. Dan, orang yang sahur berpeluang besar bisa melakukan sholat subuh berjamaah.  

Menu #AntiRibet

Banyak orang yang  melakukan santap sahur dengan menu olahan yang mewah. Tidak masalah bagi yang mampu. Terpenting adalah menu sahur tersebut bisa memberikan nutrisi cukup untuk bekal melakukan ibadah puasa. Dan, tidak ribet untuk mengolahnya.

Memang, sangat relatif menu seperti apa yang tidak membuat anda ribet untuk memasaknya. Tapi, setidaknya menu yang disajikan bisa dikerjakan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun