Penulis buku Wartawan Bangkotan (YPTD), Lika-Liku Kisah Wartawan (PWI Pusat), Mati Ketawa Ala Netizen (YPTD), Editor Harian Terbit (1984-2014), Owner www.nurterbit.com, Twitter @Nurterbit, @IniWisataKulin1, FB - IG : @Nur Terbit, @Wartawan Bangkotan, @IniWisataKuliner Email: nurdaeng@gmail.com
Bingkisan Lebaran dari Kantor Kedubes
Hendaklah kalian saling memberi hadiah. Niscaya kalian akan saling mencintai. (HR Bukhari dalam Adabul Mufrad)
Jadi, hampers bisa diibaratkan dengan pemberian hadiah yang bertujuan mempererat tali persahabatan, menguatkan kasih dan sayang, dan menghilangkan rasa kedengkian. Sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:
Saling menghadiahilah kalian karena sesungguhnya hadiah itu akan mencabut atau menghilangkan kedengkian. (HR. Ibnu Mandah).
Ustazah Majidah mengingatkan, "Di dalam Islam, pemberian hadiah baik dalam bentuk hampers atau lainnya tidak harus di waktu Hari Lebaran. Jadi, bisa kapan saja tanpa perlu ada momen khusus seperti Hari Raya."
"Namun, karena ini sudah jadi tradisi yang populer, selama tidak menyalahi aturan syariat, maka tetap dibolehkan," katanya.
Beberapa Contoh Bingkisan Lebaran
Ada beberapa contoh bingkisan lebaran, yang selama inj kita sering temui di kalangan masyarakat yang berlebaran seperti dikutip dari artikel SayurBox. Antara lain:
1. Makanan dan minuman, merupakan salah satu barang populer yang digunakan sebagai isian parcel. Selain lebih praktis dalam mengemasnya, produk makanan dan minuman juga lebih tahan lama.
2. Kue kering, juga menghiasi bingkisan menyambut hari lebaran. Seperti nastar, kastengel, lidah kucing, dan putri salju. Kue-kue ini memang sengaja disajikan untuk para tamu yang datang bersilaturahmi.
3. Sembako, sering juga dijadikan