Dewi Puspasari
Dewi Puspasari Konsultan

Suka baca, dengar musik rock/klasik, dan nonton film unik. Juga nulis di blog: https://dewipuspasari.net; www.keblingerbuku.com; dan www.pustakakulinerku.com

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Hidangan Sahur Siap dalam Sekejap

13 Mei 2019   08:30 Diperbarui: 13 Mei 2019   10:31 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hidangan Sahur Siap dalam Sekejap
Menu sahur siap dalam sekejap (dokpri)

Wekerku berdering, menarikku dari alam mimpi. Pukul tiga kurang. Aku menggeliat dan berupaya mengumpulkan nyawaku terlebih dulu baru kemudian beranjak dari tempat tidur. Waktunya memasak untuk hidangan sahur.

Makan sahur itu bak sarapan yang waktunya dimajukan lebih awal. Kebutuhan nutrisi dan cairan selama hampir 14 jam ke depan didapatkan dari waktu makan ini. Oleh karenanya sahur lebih baik tak dilewatkan dan sebaiknya menyantap hidangan yang sehat.

Tapi omong-omong menyiapkan hidangan dalam waktu singkat, serta merencanakan makanan yang bakal disantap setidaknya memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tubuh itu tidaklah mudah. Jika asal cepat maka sebenarnya cukup dengan mie instan. Tapi makanan ini belum tentu sehat.

Makanan Praktis dan Sehat untuk Bersahur
Aku memeriksa persediaan makanan. Ada pertolongan terakhir berupa makanan kaleng dan serba instan seperti mie instan dan kornet. Makanan ini cepat untuk dimasak dan rasanya lumayan enak. Tapi terlalu sering mengonsumsi makanan olahan tidak baik bagi tubuh.

Nah, berikut makanan praktis dan cukup sehat untuk dihidangkan saat melakukan sahur.

Mie Telur Sayuran
Apabila dihidangkan sendirian secara polosan tentu mie instan kurang cukup bagi tubuh. Untuk itu perlu ditambahkan telur dan sayuran seperti  irisan sawi hijau agar kebutuhan mineral, protein, dan serat tercukupi. Aku baru sekali menghidangkan makanan ini pada saat sahur, ketika nasi semalam ternyata ludes dan kami berdua sedang kurang nafsu makan.

Mie instan bisa diganti dengan mie telur yang dibumbui sendiri. Bumbunya cukup dengan bawang putih dan bawang merah plus lada. Oh ya karena sawi sedang tak ada maka bisa diganti dengan irisan tomat. Mie juga bisa diganti dengan kwetiau atau bihun. 

dokpri
dokpri

Roti Gandum Berselai + Pisang + Susu
Hidangan berikutnya yang praktis yaitu roti gandum dengan selai plus pisang dan susu. Menu ini sederhana tapi unsur karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat cukup terpenuhi. Roti ini bisa dihidangkan langsung atau dipanggang sejenak. Selai juga bisa diganti dengan keju atau telur mata sapi. 

dokpri
dokpri

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun