Fajar Novriansyah
Fajar Novriansyah Administrasi

Pekerja Purna Waktu Sebagai Staf Adminitrasi di Perusahaan Operator SPBU Swasta berlogo kerang kuning. Menikmati suka duka bertransportasi umum, Karena disetiap langkah kan ada jalan, dimana perjalanan kan temui banyak cerita. S1 Manajemen Universitas Terbuka 2014

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Mau Fit Selama Ramadan, Serba Cukup Kuncinya

6 April 2023   19:54 Diperbarui: 6 April 2023   19:59 751
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mau Fit Selama Ramadan, Serba Cukup Kuncinya
Gaya Hidup. Sumber ilustrasi: PEXELS

Tetap Fit saat berpuasa selama Ramadan, tentu itu adalah hal yang menjadi impian semua Muslim di dunia. 

Dengan berpuasa juga memiliki peran penting dalam kontrol terhadap gula dalam darah. Diantaranya adalah dengan memperbaiki tubuh secara konsisten yang mana akan mengurangi resistensi terhadap insulin dalam gula darah yang berlebih. Hal tersebut terjadi lantaran insulin membantu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh manusia dengan cara membawa gula menuju sel tubuh dan menjadikannya sebagai sumber energi.

Pada dasarnya Puasa dirancang untuk membuat tubuh kita lebih sehat dimana memberikan tubuh kita jeda istirahat pada usus dan bagian perut kita juga sebagai upaya detoksifikasi. Detoksifikasi tersebut juga dapat membantu komponesn sel-sel dalam tubuh untuk secara otomatis membersihkan diri melalui proses yang disebut autofagi, atau membuang sel sel rusak dan tidak berfungsi baik kemudian menyegarkannya dengan sel sel baru yang lebih sehat.

Beberapa menyebut berpuasa juga menyehatkan bagi penderita obesitas karena mengurangi kadar lemak berlebih dalam tubuh. Lemak tak selamanya buruk tapi berlebih dan over tidak baik untuk kesehatan, maka dari hal tersebut untuk menjaga fungsi lemak agar bekerja semestinya yakni melidungi organ dalam dan menyerap vitamin agar lebih baik serta sebagai penghasil energi berpuasamemberikan dorongan untuk melakukan fungsinya dengan baik.

Dari bebagai keuntungan berpuasa diatas tentu kadang kita mengalami banyak kendala, terutama di awal awal berpuasa karena waktu tidur berubah, kosnumsi makanan amburadul terutama yang terbiasa makan sembarangan serta mudah mengantuk nah bagaiman tips agat tetap fit dalam menjalani ibadah puasa.

Waktu tidur, jika pekerjaan kita dalam batas waktu normal dan minimal dapat melakukan terawah di rumah, maka awalkan waktu tidur dan awalkan waktu sahur minal satu jam sebelum imsak. Pada periode sahur cukupkan minum air di awal bangun dan menjelang mepet imsak serta makan dengan minimal kandungan seimbang. Waktu cukup tidur adalah fokus kunci untuk tetap fit dama beraktifitas selama Ramadan.

Setelah melakukan Shalat subuh dapat olahraga ringan tak sampai sepuluh menit dengan merenggangkan badan lalu mulailah pekerjaan rumah, jika sudah waktu berangkat kerja dapatlah kita memulai sedikit lebih pagi dalam perjalanan berangkat. Jika di rumah dan semua pekerjaan telah usai dapat beberapa saat menikmati siraman rohani atau dapat tidur lagi jadi tidurnya tidak setelah shalat subuh banget.

Dalam keadaan bekerja kemungkinan kantuk akan datang 50:50 kita dapat memberi jeda dalam pekerjaan dengan sekejap memejamkan mata dan mengendurkan diri sesaaat, jangan sampai kita malah mencoba tidur dalam posisi duduk dan tiduran di atas meja, jika kantuk tak tahan maka coba tiduran sebentar dalam posisi duduk. Sejujurnya untuk saya dalam puasa ini bahkan merasa kantuk berkurang daripada hari sebelum Ramadan, karena biasanya pukul 10 saja kopis udah tersaji dan kini alhamdulillah kantuk ada tapi tidak seekstrim biasa.

Jika sempat berolahraga agak berat juga dapat dilakukan menjelang berbuka, misalnya jalan santai sampai 500 langkah atau lebih, bahkan senam airobik atau sekedar angkat beban. Dimana cocok menjelang berbuka karena pada saat berbuka dahaga akan dapat dinikmati tanpa khawatir dehidrasi.

Saat berbuka utamakan dahulu mimum dengan air yang memiliki suhu ruang atau minimal hangat daripada yang panas sekali maupun yang dingin. Periksa rasa manis dalam minumannya jangan sampai berlebih karena tubuh tak bisa menyerap gula begitu besar setelah waktu berbuka, lebih disukai cukup dengan segelas air putih saja. Barulah makan dengan porsi cukup setelah shalat magrib agar saat ibadah tarawih tidak kemerkaan atau keknyangan dan jika lapar masih dapat mengkonsusi makanan dengan jumlah minimal satu porsi agar nanti perut tidak kaget mesti memproses makanan yang dikonsusmi.

Mengkonsumsi sayur dan buah lebih banyak saat berbuka dan sahur juga penting tapi dengan jumlah yang memadai, dapat ditambah dengan menikmati segelas susu baik menjelang tidur atau dalam sahur. Cukup meminum air putih juga sudah tentu suatu kewajiban dengan membagi senikmat kita baik dalam waktu berbuka menjelang tidur dan saat sahur, lagi lagi air putih lebih direkomendasikan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun