Sebagai seorang introvert, Saya menemukan kekuatan dan kreativitas dalam ketenangan. Menyukai waktu sendirian untuk merenung dan mengeksplorasi ide-ide baru, ia merasa nyaman di balik layar ketimbang di sorotan publik. seorang amatir penulis yang mau menyampaikan pesannya dengan cara yang tenang namun , menjembatani jarak antara pikiran dan perasaan. Salam dari saya Frans Leonardi
Mengapa Anak Harus Diajari Mengungkapkan Isi Pikiran Sejak Dini?
Mengajari anak untuk mengungkapkan pikiran mereka sejak dini bukanlah sekadar melatih mereka berbicara, tetapi membangun dasar bagi keterampilan komunikasi yang akan mereka gunakan sepanjang hidup. Anak-anak yang terbiasa mengekspresikan diri akan lebih percaya diri, lebih mampu menghadapi tantangan sosial, dan lebih siap untuk sukses di masa depan.
Sebagai orang tua atau pendidik, tugas kita adalah membimbing anak dalam mengembangkan keterampilan ini dengan menciptakan lingkungan yang mendukung, menjadi pendengar yang baik, serta memberikan contoh komunikasi yang sehat. Dengan begitu, kita tidak hanya membantu mereka berbicara, tetapi juga membangun generasi yang lebih komunikatif, kritis, dan percaya diri.
Jika sejak kecil anak sudah diajarkan untuk berbicara dengan baik, bukan tidak mungkin mereka akan tumbuh menjadi pemimpin, inovator, atau orang-orang yang mampu membawa perubahan positif dalam masyarakat. Oleh karena itu, mulailah dari sekarang, karena komunikasi bukan hanya soal kata-kata, tetapi juga jendela bagi anak untuk memahami dunia.
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025