Sebagai seorang introvert, Saya menemukan kekuatan dan kreativitas dalam ketenangan. Menyukai waktu sendirian untuk merenung dan mengeksplorasi ide-ide baru, ia merasa nyaman di balik layar ketimbang di sorotan publik. seorang amatir penulis yang mau menyampaikan pesannya dengan cara yang tenang namun , menjembatani jarak antara pikiran dan perasaan. Salam dari saya Frans Leonardi
Tips Sehat Menggoreng Sayuran
Teknik Menggoreng Sayuran yang Lebih Sehat
Agar hasil gorengan lebih sehat, ada beberapa teknik yang bisa kamu terapkan.
Pertama, gunakan teknik stir-fry atau menumis dengan sedikit minyak. Metode ini tetap memberikan tekstur renyah pada sayuran tanpa harus menyerap terlalu banyak minyak. Selain itu, stir-fry juga lebih cepat dan tidak memerlukan suhu tinggi seperti deep-fry.
Kedua, jika ingin menggoreng menggunakan teknik deep-fry, pastikan suhu minyak berada pada kisaran 160--180C. Jika kamu tidak memiliki termometer, cara sederhana untuk mengeceknya adalah dengan menjatuhkan sedikit adonan tepung ke dalam minyak. Jika adonan mengapung dan berbuih ringan dalam beberapa detik, berarti minyak sudah siap digunakan.
Ketiga, selalu tiriskan minyak berlebih setelah menggoreng. Gunakan kertas penyerap atau letakkan sayuran di atas rak kawat agar minyak tidak menggenang di permukaan makanan. Dengan cara ini, kamu bisa mengurangi jumlah minyak yang terserap tanpa mengorbankan tekstur renyah dari gorengan.
Kesimpulan
Menggoreng sayuran tidak selalu identik dengan makanan yang tidak sehat. Dengan teknik yang tepat, kamu tetap bisa menikmati hidangan yang renyah dan lezat tanpa harus mengorbankan kesehatan.
Kunci utama dari proses menggoreng yang sehat adalah memilih minyak yang tepat, mengontrol suhu penggorengan, serta menghindari penggunaan minyak yang sudah berkali-kali dipakai. Selain itu, memahami jenis sayuran yang cocok untuk digoreng juga penting agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Bercerita +SELENGKAPNYA
Ketemu di Ramadan

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.
Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025