Deddy Huang
Deddy Huang Freelancer

Memiliki minat di bidang digital marketing, traveling, dan kuliner. Selain itu dia juga menekuni bidang fotografi sebagai fotografer produk dan makanan. Saya juga menulis di https://www.deddyhuang.com

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

30 Menit Jaga Stamina Saat Puasa bersama Abang Ojol

7 Mei 2019   22:58 Diperbarui: 7 Mei 2019   23:34 26
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
30 Menit Jaga Stamina Saat Puasa bersama Abang Ojol
Kalian mau sahur pakain menu ini? (gambar : pexels)

Setiap hari saya selalu berganti kendaraan, biasanya sih motor. Jasa transportasi daring memang sangat membantu saya dan kamu mengantarkan sampai tujuan. Termasuk saat lapar tinggal keluarkan ponsel dan pesan makanan.

Pagi ini, tidak biasanya orderan ojol (baca : ojek online) datang lebih cepat karena jaraknya dekat. Di perjalanan menghindari jalanan berlubang, dia mulai mengajak saya mengobrol.

"Cuaca sudah mulai panas ya mas," seru saya. Sepekan ini cuaca memang tidak biasanya. Suhu panas bisa membuat jadi migrain bagi kita yang beraktivitas di luar ruangan.

"Ya mas. Moga-moga aja nggak terlalu panas. Gak kuat apalagi puasa. Ujian bener," balasnya sambil tertawa.

Bagi saya yang non muslim dan tidak berpuasa tentu bukan menjadi halangan karena saya bisa kapan saja untuk menuntaskan nafsu makan dan minum. Cuma tidak untuk teman saya yang muslim, terutama para pekerja yang harus di luar ruangan

Sepanjang perjalanan menuju tempat tujuan, saya mendapatkan tips bugar selama puasa ala ojol. Siapa tahu juga bisa bermanfaat untuk kalian yang berpuasa dan aktivitas sepanjang hari di luar ruangan.

Asupan Makanan Bergizi
Tubuh kita sebenarnya gampang untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan saat puasa. Wajar ketika awal puasa kita menjadi lemas karena masih beradaptasi. Setelah itu tubuh akan mulai membaca kebiasaan baru yaitu tidak akan mendapat asupan karbohidrat sampai waktu berbuka puasa.

Jadi menurut si abang ojol, saat sahur lebih banyak konsumsi makanan karbohidrat yang kompleks supaya menjadi sumber energi lebih lama. Tubuh juga bisa tahan berjam-jam sebelum buka puasa. Bisa jadi sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Dalam hati saya mau bilang, ya kali bang kalau dia masih ada orang yang masak. Coba kalau dia sendiri? :p

Asupan Buah
Selesai sahur, setidaknya ada satu jenis buah yang dikonsumsi sebagai vitamin. Paling simpel itu adalah vitamin C karena berperan sebagai sistem daya tahan tubuh.

"Kalau nggak ada buah-buahan gimana, mas?" tanya saya.

"Ya beli, bambang!"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun