kaekaha
kaekaha Wiraswasta

(Mantan) Musisi, (mantan) penyiar radio dan (mantan) perokok berat yang juga penyintas kelainan buta warna parsial ini, penikmat budaya nusantara, buku cerita, sepakbola, kopi nashittel, serta kuliner berkuah kaldu ... ingin sekali keliling Indonesia! Email : kaekaha.4277@yahoo.co.id

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Coba Deh, Setidaknya Sekali Seumur Hidup, Mudiknya Naik Kereta Api!

21 Maret 2025   04:11 Diperbarui: 21 Maret 2025   04:11 757
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Coba Deh, Setidaknya Sekali Seumur Hidup, Mudiknya Naik Kereta Api!
Yuk Mudik Naik Kereta Api | @kaekaha

Sekarang, berkat rangkaian transformasi dan inovasi besar-besaran di perusahaan perkeretaapian plat merah ini, ternyata memberi pengaruh signifikan terhadap wajah transportasi kereta api sekarang yang lebih maju dan berkelas!

    Pemanfaatan teknologi berperan strategis terhadap peningkatan pelayanan kepada penumpang, menjadikan pulkam alias mudik dengan nyepur sekarang jauh lebih mudah dan praktis! Beli tiket, sekarang bisa dulakukan dengan secara online kapan saja dan darimana saja hanya dengan beberapa klik di mobile aplikasi terbaru PT KAI yaitu Access by KAI.

Dengan Access by KAI semua drama yang berpotensi menimbulkan kegaduhan saat akan mudik dijamin tiadak akan ada lagi. Digitalisasi infrastruktur pertiketan akan mempermudah dan memperlancar perjalanan mudik ke kampung halaman.

Aplikasi pengembangan dari KAI Access yang hadir dengan tampilan yang lebih fresh juga fitur yang lebih lengkap ini mempunyai  Beberapa keunggulan seperti, Booking tiket lebih fleksibel, Reschedule & Refund tiket yang jauh lebih mudah,  E-Boarding Pass atau tiket digital, info  real time perjalanan dan kehadiran fitur Last Minute Booking.

Kereta Api Sedang Meluncur | @kaekaha
Kereta Api Sedang Meluncur | @kaekaha
Itu artinya, tidak ada lagi war  untuk masuk gerbong apalagi war untuk dapat kursi tempat duduk , karena setiap penumpang pasti mendapatkan nomor kursi,  hingga kekhawatiran nggak kebagian kursi sampai harus menggelar tikar untuk duduk di lorong nggak bakalan terjadi. Jadi sejauh apapun perjalanan tetap bisa dinikmati semaksimal mungkin.

Kerennya lagi, dengan e-boarding tidak perlu lagi nyetak tiket pakai kertas karena semua sudah digital, termasuk fitur untuk memantau jadwal keberangkatan, perjalanan, dan bahkan keterlambatan  kereta secara real-time. Semua informasi benar-benar tersedia di ujung jari, memberi rasa aman dan nyaman selama perjalanan.

Baca Juga Yuk! Menyambangi Acil Wati di "Pencerekenan" Ladang Rezeki Sekaligus Amalnya

Tidak hanya itu, kenyamanan mudik berkereta api sekarang juga menyasar pada fasilitas dalam gerbong yang jauh lebih manusiawi dan bersahabat, seperti fasilitas AC, kursi yang lebih empuk juga toilet yang semua fiturnya bisa dioperasikan dengan baik plus adanya layanan makanan dan hiburan di dalam kereta yang membuat perjalanan semakin menyenangkan.

Jadi, perjalanan bersama kereta api saat ini tidak hanya sekedar duduk manis hingga sampai tujuan semata, tapi juga tentang sebuah perjalanan sarat pelajaran dan pengalaman berharga yang lebih menyenangkan!

Jadi, coba deh, setidaknya sekali seumur hidup, mudiknya pakai kereta api!

Rasakan kenyamanan dan keamanan yang menjadi prioritasnya!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

Nunggu Bedug Makin Seru di Bukber Kompasianer

Selain buka puasa bersama, Kompasiana dan teman Tenteram ingin mengajak Kompasianer untuk saling berbagi perasaan dan sama-sama merefleksikan kembali makna hari raya.

Info selengkapnya: KetemudiRamadan2025

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun