Yudho Sasongko
Yudho Sasongko Freelancer

narahubung: https://linkfly.to/yudhosasongko

Selanjutnya

Tutup

RAMADAN Pilihan

Si Panah Malam

24 April 2020   22:44 Diperbarui: 24 April 2020   22:58 842
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Si Panah Malam
Pexels/Pixabay

Ayat-ayat pilihan Ramadan bagian-3

Al Muzzammil Ayat 20

"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri sholat kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu....... "

Inilah tentang kisah melesatnya si panah malam (Sahm al lail). Tentang bengkaknya kaki-kaki para pemanah malam, yaitu mereka si pelecut munajat malam. Para pemanah yang yakin anak panahnya tak akan kembali dengan sesuatu hampa. Mari berdendang dulu,

Khirasy-ku

Ku ikuti kepak alveoli si gagak
Temui kadaver anjing galak
Jika ku ikuti elitra lebah yang rancak

Hanya ku temui indah bunga semerbak
Luncurkan munajat walau tersisa bejat
Panah-panah malam dari busur sekarat

Merapal dan merapat
Membuyarkan majelis malaikat
Tuhan tak salahkan lingua
Dari lidah keluh cari sinonima

Panah-panah malam (tangan yang menengadah munajat di malam hari) tak akan pernah kembali dengan sesuatu yang hampa. Panah-panah malam (doa) yang meluncur dari busur kerendahan pasti memiliki akhir pemberhentian.

Jangan pernah remehkan panah-panah malam. Berserah pasrahlah dengan munajat-munajat itu. Bukan hanya Rasulullah saw yang bengkak kakinya saat qiyamul lail dan melepaskan panah- panah malam (sahmul lail) yang hampir semalaman penuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Ramadan Bareng Pakar +Selengkapnya

Krisna Mustikarani
Krisna Mustikarani Profil

Dok, apakah tidur setelah makan sahur dapat berakibat buruk bagi tubuh? apakah alasannya? Kalau iya, berapa jeda yang diperlukan dari makan sahur untuk tidur kembali?

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana
icon

Bercerita +SELENGKAPNYA

Ketemu di Ramadan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun